Tol Dikebut untuk Mudik

RUAS tol Kartosuro menuju Walikukun di Jawa Tengah sejauh 65 km belum siap 100% untuk dilintasi masyarakat saat musim mudik Lebaran 2017 pada Juni mendatang.
Hal itu diungkapkan Dirut PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) David Wijayanto selaku operator Tol Solo-Ngawi. “Kami akui belum tuntas 100% karena setelah Walikukun, Sragen, maka di ruas Mantingan, Ngawi, masih ada dua titik yang pembebasannya belum selesai,” jelasnya di Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta, pekan lalu. Saat ini pengerasan beton ruas Tol Solo-Ngawi masih terus dikebut. Sebagai solusi, sambung David, pemudik harus turun dulu lewat jalur darurat yang panjangnya sekitar 100 meter, baru masuk tol lagi.

Karena darurat, jalurnya pun dibuka searah, yakni ke arah timur untuk arus mudik dan sebaliknya saat arus balik juga tetap searah dari timur menuju barat. “Pengoperasian dibuka sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Pada arus mudik, masuk melalui titik pintu masuk Ngasem, Kartosura,” jelas David. Pada Lebaran tahun lalu, pengguna Tol Solo-Ngawi melalui pintu Klodran mencapai 4.000 kendaraan. “Nanti jumlahnya diprediksi naik berlipat karena akses pintu masuk Ngasem lebih mudah. Yang dari Semarang langsung belok masuk, begitu halnya yang dari Yogyakarta.” Saat ini progres pembangunan Tol Solo-Ngawi untuk ruas Kartasura-Karang-anyar sudah selesai 95%.

Karanganyar-Mantingan mencapai 76% dan Mantingan-Ngawi 55%. Tol Solo-Ngawi merupakan bagian dari Tol Trans-Jawa, yang menyambungkan ruas Tol Semarang-Solo dan Ngawi-Kertosono. Di Tegal, sejumlah tanah warga yang masuk jalur Tol Pejagan-Pemalang belum dibebaskan lantaran pemiliknya tetap bertahan soal harga. “Harganya terlalu murah,” ujar Maskuri, warga Desa Karangjati, Tegal. Maskuri minta tanahnya seluas 4.000 meter persegi dibayar Rp25 miliar, tapi cuma ditawar Rp5 miliar. Menurut Maskuri, lahannya merupakan tempat usaha produktif sehingga wajar kalau harganya tinggi.

Saat ditemui di Kota Suka-bumi, Jawa Barat, kemarin, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto Iskandar mengaku tidak akan memaksakan penggunaan ruas tol baru jika memang belum siap. “Kalau nanti (ada ruas tol) yang tidak siap, kita harus menyiapkan jalur-jalur alternatif. Kita jangan terlalu memaksakan sehingga nanti akan timbul masalah,” kata Pudji. Peningkatan volume kendaraan jenis sepeda motor ataupun mobil saat mudik Idul Fitri nanti diprediksi 5% hingga 10%. Diakuinya, kemacetan parah di Tol Brebes Timur Exit atau Brexit hingga menyebabkan tewasnya sejumlah pemudik tahun lalu menjadi pelajaran berharga.

Jalan tembus
Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, mengalokasikan dana Rp15 miliar untuk membangun jalan tembus dari Purwokerto menuju Bandara Jenderal Soedirman di Wirasaba, Purbalingga. Dana itu berasal dari bantuan gubernur di 2017. Di Sumatra Barat, Gubernur Irwan Prayitno meresmikan Jembatan Bayang Nyola di Nagari Muara Air, Pesisir Selatan, Minggu (17/4). Jembatan sepanjang 50 m itu memendekkan waktu tempuh Solok dan Pesisir Selatan dari 5 jam menjadi 1 jam saja. (JI/LD/LN/BB/YH/N-4)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...