Tindak Lanjuti Kerja Sama Pasca Kedatangan Pence, Menlu Bakal ke AS

JAKARTA, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi berencana bertolak ke Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Selain untuk menindaklanjuti hasil kerja sama antara AS-Indonesia pascakedatangan Wakil Presiden AS, Mike Pence, juga membahas soal penguatan kemitraan strategis yang baru.

“Karena ada komitmen antar leaders, maka harus segera digambarkan implementasinya,” ujar Retno di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Dalam lawatannya tersebut, Retno juga akan melibatkan tim dari Kementerian Perdagangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kementerian Perindustrian serta Kementerian Pertanian.

Dengan demikian, poin-poin kerja sama yang sebelumnya telah disepakati dapat segera dijabarkan dan direalisasikan.

“Hari ini sudah ada pertemuan, konsolidasi pada tahap working level untuk persiapan,” ujarnya.

Untuk diketahui, ada sembilan nota kesepahaman yang ditandatangani dan dua lainnya diumumkan dalam pertemuan forum bisnis AS-Indonesia yang digelar di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Kesepakatan itu menghasilkan kerja sama senilai 10 miliar dollar AS.

Selain membahas soal hubungan bilateral, ia berencana bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, Rex W Tillerson.

Pertemuan yang juga akan diikuti para menteri luar negeri asal negara-negara ASEAN itu, akan membahas pola hubungan kerja sama AS- ASEAN ke depan.

“Sekali lagi ini merupakan turunan komitmen AS untuk tetap secara aktif meng-engage kawasan,” ujarnya.

Menurut Retno, ketika pemerintahan AS yang baru terbentuk, muncul pertanyaan apakah negara Paman Sam itu akan mengengage ASEAN atau tidak.

“Dan sudah dijawab Wapres AS di Jakarta bahwa secara resmi diumumkan Trump akan hadir di KTT di kawasan ASEAN,” ujarnya.

Retno mengaku, menyambut baik pengumuman itu. Terlebih hal tersebut disampaikan Pence di Jakarta, lokasi Sekretariat ASEAN berada.

Menurut Retno, banyak kerja sama yang bisa digali antara AS dan ASEAN, seperti di bidang keamanan dan perekonomian.

Tujuan dia, mewujudkan stabilitas keamanan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan, namun tetap pada kerangka win win solution.

“Ini merupakan satu sinyal yang baik untuk Indonesia dan ASEAN. Dan next kita akan bertemu Menlu AS untuk membahas kerja sama lagi yang bisa kita lakukan di kawasan,” ujarnya.

Sumber KOMPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...