Tidak Ada yang Tersembunyi Di Dunia Siber

DIREKTORAT Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Rabu (23/8), merilisi penangkapan terhadap tiga anggota sindikat Saracen yang kerap menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian yang bermuatan SARA.

Penangkapan ini menambah panjang deretan pelaku penyebaran kebencian di dunia maya yang ditangkap polisi. Uniknya, setiap pelaku yang ditangkap mengaku kaget polisi bisa menangkap mereka. Mereka mengira bisa bebas mengeluarkan pendapat di dunia maya walau bukan berupa fakta.

“Tidak ada tempat bersembunyi di dunia maya. Mereka bisa saja memalsukan identitas, memiliki banyak akun, dan sembarang menyebar berita bohong dengan penuh kebencian. Tapi di dunia maya ada pengawasan seperti di dunia nyata,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Fadil Imran saat berbincang dengan Media Indonesia.

Berdasarkan ilmu kriminologi, setiap kejahatan selalu meninggalkan jejak. “Begitu pula di dunia maya. Mau punya ratusan akun di facebook dengan nama yang berlainan juga pasti terdeteksi. Setiap perangkat untuk bermedia sosial itu terdaftar. Kami bisa menelusurinya sampai ke lokasi penggunanya,” kata dia.

Seperti dalam pengungkapan sindikat Saracen ini. Ketiga pelaku ditangkap di lokasi yang terpisah. MFT, 43, ditangkap di Koja, Jakarta Utara, SRN, 32, di Cianjur, Jawa Barat, dan JAS, 32 di Pekanbaru, Riau.
JAS, yang merupakan ketua sindikat, memilik 11 alamat email dan enam akun facebook yang dipakainya untuk menyebar kebencian.

Adapun MFT merupakan ahli IT yang membuat meme atau editan foto yang dibuat untuk menimbulkan kebencian. Sementara SRN berperan untuk menyebarkan konten kebencian itu ke seluruh anggota Saracen.

“Kami menangkap mereka bukan hanya karena mereka melakukan tindak pidana. Tapi juga memberikan pesan ke masyarakat bahwa jangan sembarangan di dunia siber karena di sana pun diawasi. Tindakan intoleran dan provokatif akan kami tindak. Kami mendukung kemerdekaan berpendapat di mana pun, termasuk di dunia maya. Tapi merdeka yang bermartabat,” tutupnya. (OL-1)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...