Stok Beras Aman Untuk Ramadan dan Idul Fitri

PERSEDIAAN stok beras untuk Ramadan dan Idul Fitri di Provinsi Bangka Belitung diyakini aman. Hal itu tergambar dari ketersediaan stok mencapai delapan bulan ke depan.

Kepala Sub Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Cabang Bangka Agus Sutarto mengungkapkan hal tersebut usai menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kemendag Kasan Muhri.

Agus mengatakan stok beras yang ada untuk Bangka Belitung saat ini sebanyak 7.731 ton, jumlah itu cukup untuk 8 bulan. ”Beras di Bulog Babel dipasok dari Jabar dan Sumsel yang jumlahnya saat ini ada 7.731 ton. Jadi cukuplah untuk 8 bulan,” kata Agus, Jumat (14/4).

Dalam setahun, Babel membutuhkan pasokan beras Bulog sebanyak 10 ribu ton, termasuk yang dialokasikan untuk bencana alam dan beras rumah tangga sejahtera (rastra). ”Kebutuhan beras kita setahun 10 ribu ton, termasuk berasa rastra dan bencana alam yang per kabupaten/kota di alokasikan 100 ton,” papar Agus lagi.

Bulog Bangka belum mampu menyerap beras lokal, namun bukan berarti tidak mampu. ”Bukannya tidak mampu menyerap beras petani Bangka, tapi lebih dikarenakan harga jualnya lebih tinggi dari harga Bulog yang Rp7.300 per kilogram,” ungkapnya.

Selain harga yang tinggi, produksi beras lokal pun terbatas dan itu hanya cukup untuk masyarakat lokal saja.

Sementara, Kasan Muhri mengatakan stok beras yang ada saat ini cukup baik, sehingga tidak akan ada kekurangan stok menjelang Ramadan dan Idul Fitri. ”Stok beras di Bulog ini bukan aman lagi, tapi sangat aman,” tandas Kasan.

Selain itu, hasil pantauan kebutuhan pokok di tingkat pengecer hingga beberapa distributor tidak ada terjadi lonjakan.

”Alhamdullilah untuk stok kebutuhan pokok lainnya, dari hasil pantuan kita tergolong aman. Sehingga tidak ada lonjakan. Memang untuk cabai rawit kendati turun tapi masih dianggap tinggi bagi masyarakat yaitu Rp70 ribu per kg,” tegas Kasan.

Kasan menambahkan untuk harga gula pasir dan minyak goreng hasil pantauan di beberapa pasar di Pangkalpinang sesuai HET, seperti gula Rp12.500 per kg dan minyak goreng Rp11 ribu per liter. ”Malah untuk gula di pasar Pangkalpinang ada yang jual Rp12 ribu per kg atau di bawah HET. Ini luar biasa,” paparnya. (OL-4)
Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...