Soetta Bidik Peringkat 20 Bandara Terbaik Dunia

BANDAR Udara Internasional Soekano-Hatta (Soetta) sedang mempersiapkan target besar di 2018 mendatang yakni menembus peringkat 20 bandara terbaik di dunia. Saat ini, Soetta sudah mengalami lonjakan peringkat yang cukup signifikan yakni di posisi 44 dari peringkat sebelumnya di posisi 63.

Demikian hal itu diungkapkan oleh Direktur Pelayanan dan Fasilitas Bandar Udara Angkasa Pura (AP) II, Ituk Herarindri ketika dijumpai di Terminal 3 Soetta, Tangerang, Rabu (26/2).

Menurutnya, target besar itu bukanlah hal yang mustahil karena rentang periode 2016 sampai kuartal I 2017, Soetta sudah melewati peringkat 19 negara.

“Saya pikir target untuk bisa masuk jajaran 20 bandara terbaik dunia tidaklah ambisius jika melihat improved yang sudah kita tunjukan sampai saat ini, khususnya Terminal 3. Apalagi kita juga baru saja memperoleh penghargaan The Most Improve Airport dari Skytrax,” tutur Ituk.

Untuk terus mengembangkan dan memperbaiki segala layanan bandara, pihak AP II juga menjadikan beberapa bandara terbaik dunia sebagai acuan, salah satunya adalah bandara negara tetangga Changi Airport di Singapura, Haneda Airport di Tokyo, Jepang, serta Incheon Airport di Seoul, Korea Selatan. Pasalnya, bandara tersebut kerap menduduki peringkat terbaik dunia.

“Kita akan terus menjadikan bandara-bandara terbaik dunia sebagai acuan kita untuk berkembang dan menjadi lebih baik lagi. Tak menutup kemungkinan kita juga akan studi banding ke bandara-bandara tersebut,” sambungnya.

Dalam memberikan pelayanan terbaik, AP II juga sudah mempersiapkan beberapa terobosan seperti diantaranya menghadirkan pameran budaya seperti tari-tarian nusantara hingga menyediakan fasilitas cinema secara gratis untuk penumpang yang hendak boarding.

“Tentunya semua itu kita juga gabungkan dengan fasilitas infrastruktur yang saat ini sedang dikebut pengerjaannya yakni kereta bandara dari pusat kota Jakarta hingga sky train yang menghubungkan antar terminal,” jelas Ituk.

Untuk bisa mencapai target tersebut, tentunya pihak AP II membutuhkan support secara langsung dari berbagai stakeholder yang bekerja sama secara langsung dengan pihak AP II. Salah satunya ialah ISS Indonesia yang memegang kendali langsung di sisi kebersihan dan kenyamanan Terminal 3 Soetta.

“Tentunya target tersebut bisa tercapai jika adanya kerja sama dan dukungan secara langsung dari para stakeholder AP II yang salah satunya adalah ISS Indonesia ini. Karena ISS Indonesia lah yang secara langsung memegang kendali soal kebersihan dan kenyamanan di Terminal 3,” kata Ituk.

Sementara itu, EVP Head of Key Account Management ISS Indonesia Faisal Muzakki mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung AP II untuk bisa masuk ke jajaran peringkat 20 bandara terbaik di dunia dengan cara meningkatkan pelayanan servis kepada para penumpang yang ada di Terminal 3.

“Karena berhubung Terminal 3 mempercayai kami ISS Indonesia untuk menjadi mitra kerja, tentu dukungan penuh akan kami berikan. Karena memang kerja kita adalah melayani dan memberikan yang terbaik untuk klien,” tutur Faisal.

ISS Indonesia sendiri memegang peranan penting dalam menjadikan Terminal 3 Soetta hingga bisa duduk di posisi 44 bandara terbaik dunia. Segala pelayanan baik dari sisi kebersihan, kenyamanan, serta pelayanan parkir dan keamanan menjadikan Terminal 3 Soetta menjadi wajah baru pintu masuk wisatawan ke Indonesia.

“Karena tidak bisa dimungkiri bahwa Jakarta adalah Ibu Kota Indonesia dan pintu masuk wisatawan yang hendak menuju Indonesia. Jadi first impression itu sangatlah penting, apalagi di mata wisatawan asing,” ulasnya.

Oleh karena itu, pihak ISS Indonesia sendiri telah menempatkan sebanyak 1.200 personel dengan berbagai tuganya untuk menjadikan kawasan Terminal 3 Soetta sebagai bandara terbaik di Indonesia, bahkan dunia. (OL-5)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...