Sekali lagi tentang CITRA

Sekali kagi tentang CITRA
for all. Leaders at any level

 

Oleh Marsma TNI (Purn) H. Juwono Kolbioen, Ketua DPP Partai REPUBLIK

Ketidakpahaman atau kelalaian pimpinan dalam mengelola citra baik pribadi maupun managementnya dapat sangat berpengaruh terhadap mutu kepemimpinannya. Citra adalah salah satu sarana paling penting bagi suatu organisasi yang memilih politik sebagai core businessnya, apalagi dalam organisasi Ada masalah-masalah internal politics serta memang ada upaya-upaya lain dari eksternal organisasi yang secara sengaja/tidak sengaja bermaksud buruk kepada pimpinan atau pengurus organisasi.

Citra atau image adalah sesuatu yang tidak permanent, bisa direkayasa baik untuk kepentingan yang bernuansa positif maupun negative.

Citra buruk bagi seorang pimpinan organisasi akan sangat berpengaruh terhadap efektifivitas kepemimpinannya. Citra yang baik dapat diperoleh melalui seberapa baik pimpinan tersebut melaksanakan internal communication-nya. Walaupun citra hanyalah sebuah label, tetapi patut untuk diperoleh dan diupayakan secara optimal kesan-kesan positifnya.

Ketidakpahaman atau kelalaian pimpinan dalam memperoleh, membangun dan mempertahankan Citra, baik dalam kaitan dengan pribadi maupun para managementnya akan sangat berpengaruh terhadap mutu kepemimpinan dalam organisasi. Citra pimpinan adalah salah satu sarana yang sangat penting bagi suatu organisasi .
Sekali lagi hal ini akan menjadi lebih penting lagi apabila dalam organisasi terdapat masalah-masalah internal dan juga adanya upaya-upaya lain dari eksternal organisasi yang secara sengaja atau tidak sengaja bermaksud buruk kepada organisasi.

Citra seorang pimpinan organisasi akan sangat berpengaruh terhadap efektifivitas kepemimpinannya. Citra (yang baik) diperoleh berdasarkan tingkat kualitas pimpinan dalam melaksanakan internal communication-nya dalam kaitan dengan human relation-ship. Walaupun citra hanyalah awal dari suatu label, namun akan sangat mempengaruhi maju atau mundurnya suatu organisasi sehingga patut kiranya untuk diperoleh (making), dibangun (building) dan dipertahankan (keeping).

Untuk dipahami memperoleh dan membangun Citra dapat diibaratkan seperti membangun menara kartu Remi, membangunnya sulit memerlukan waktu yang lama dan juga harus dengan penuh kehati-hatian, dan hal yang perlu benar-benar diingat adalah : apabila satu saja kartu pada menara tersebut dicabut atau tercabut, maka menara akan runtuh seluruhnya. Artinya Citra (yang baik) sulit dan memerlukan waktu yang lama untuk membangunnya, namun satu saja kesalahan kecil diperbuat oleh yang bersangkutan, maka Cira yang dibangun dengan susah payah tadi, akan runtuh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Privately compelled brain implants kids, Therapist IV Intel specialist to the physicians, military study

Each major school varies and it’s vital to understand the policy for requesting guidelines and ...