Sabar, mudah diucapkan, namun membutuhkan keyakinan yg mendalam utk secara konsisten dilakukan.

Oleh Marsma TNI (Purn) H. Juwono Kolbioen, Ketua DPP Partai REPUBLIK

Sabar, mudah diucapkan,  namun membutuhkan keyakinan yg mendalam urk secara konsisten dilakukan.

Orang yg tidak merugi adalah orang yg beriman, beramal saleh, saling berwasiat kebenaran, dan saling berwasiat kesabaran. (QS al-Ashr [103]: 1-3). Sabar merupakan akhlak terpuji yg harus dimiliki setiap Muslim.  Pepatah Arab menyatakan, “Orang yg bersabar akan memperoleh kemenangan.” Allah berfirman, “Hai orang-orang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, (karena) Allah itu senantiasa bersama orang-orang yg sabar.” (QS al-Baqarah [2]: 158).

Dari segi bahasa, shabr artinya menahan dan mengendalikan diri agar tidak “dijajah” hawa nafsu dan emosi.  Dlm kitab Tahdzib Madarik al-Salikan, Ibnu al-Qayyim mendefinisikan sabar sebagai menahan diri utk tidak melampiaskan nafsu angkara murka, mengendalikan lidah utk tidak berkeluh kesah, dan mengontrol anggota tubuh utk tidak bertindak anarki. Orang yg sabar tidak hanya bersikap lapang dada saat menghadapi kesulitan dan musibah, tetapi juga teguh pendirian (istiqamah) dlm memperjuangkan kebenaran, dan selalu dinamis dan optimistis dlm meraih masa depan yg lebih baik dan bermakna.

Sabar bisa diklasifikasikan menjadi lima, yaitu sabar dlm ketaatan, sabar dlm menjauhi kemaksiat-an, sabar dlm menerima dan menghadapi musibah, sabar dlm menuntut dan mengem bangkan ilmu, serta sabar dlm bekerja dan berkarya.  Kelima bentuk kesabaran ini berkaitan erat dengan ketahanan mental spiritual, sehingga kesabaran itu selalu menuntut ketahanan jiwa dan kekayaan mental spiritual yg tangguh.  Dlm menuntut ilmu dan berkarya, misalnya, kesabaran sangat diperlukan karena kehidupan ini selalu berproses, memerlukan waktu, dan tidak instan. Ketika “melamar” menjadi murid Khidir, Nabi Musa AS diminta memenuhi satu syarat saja, yaitu sabar.

Dlm banyak hal, ketidaksabaran merupakan awal dari penyimpangan dan kemerosotan moral Korupsi, misalnya, merupakan wujud dari ketidaksabaran seseorang dlm meraih kekayaan secara halal dan legal. Kemacetan jalan raya sering kali disebabkan oleh ketidaksabaran pengguna jalan utk disiplin dan antre. Menurut Ali bin Abi Thalib, sabar itu sebagian dari iman. Nilai sabar itu identik kepala pada tubuh manusia.  Utk itu jika kesabaran telah tiada, berarti iman dlm diri manusia itu akan menjadi sirna.

Sejarah menunjukkan bahwa kemenangan dakwah Islam, antara lain, terwujud karena kesabaran dlm menghadapi berbagai ujian, musibah, dan permusuhan.  Contoh  : Tentara Muslim dlm perang Badar yg hanya berjumlah 313 orang berhasil mengalahkan tentara kafir Quraisy yg berjumlah 1.000 orang karena kuatnya kesabaran mereka. (QS al-Baqarah [2]: 249).  Pendidikan kesabaran juga merupakan salah satu cara utk memperoleh petunjuk Allah SWT, karena orang yg sabar hanya mau mendengar suara hati nurani, bukan mengikuti hawa nafsu dan emosi. (QS as-Sajdah [32]: 24). Sabar berarti kita harus  ikhlas, menerima dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah. Wallahu a’lam.
Wass.  JK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sidang aduan Partai Republik terhadap KPU RI dan Bawaslu RI di ​​(DKPP) RI, tertunda

Sidang aduan Partai Republik terhadap KPU RI dan Bawaslu RI di ​​(DKPP) RI, tertunda

Sidang aduan Partai Republik terhadap penyelenggara Pemilu yaitu KPU RI dan Bawaslu RI di Dewan ...