Pusat Cek Kesiapan PSU di Papua

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI bertolak ke Papua untuk melakukan investigasi dan supervisi langsung ke KPU daerah terkait dengan rencana pemungutan suara ulang (PSU) serta penyelesai-an pelbagai persoalan.

“Besok malam (Rabu 19/4) kita akan ke Papua untuk melihat dan mengantisipasi ketiadaan dana maupun kesiapan PSU,” ujar komisioner KPU Ilham Saputra kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (18/4).

Pilkada serentak Februari 2017 lalu di Provinsi Papua menuai banyak gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK), seperti di Sarmi, Tolikara, Dogiyai, Intan Jaya, Kepulauan Yapen, Jayapura, dan Lanny Jaya.

MK memutuskan PSU di Tolikara dan Puncak Jaya. Adapun KPU Intan Jaya di-minta untuk melakukan rekapitulasi lanjutan.

Khusus Puncak Jaya, dalam amar putusan MK meminta agar PSU dilakukan KPU Papua dengan supervisi langsung KPU RI, di bawah pengawasan Bawaslu Papua dan Bawaslu RI. Untuk Jayapura dan Kepulauan Yapen, PSU dilakukan atas rekomendasi panwas.

Ilham pun mengakui ke-siapan pelaksanaan PSU pascaputusan sengketa pilkada di MK dan persoalan anggaran menjadi dua topik besar yang akan didalaminya selama di Papua.

Selain berkoordinasi dengan KPU daerah, timpal Ilham, pihaknya juga akan mengumpulkan sejumlah perwakilan massa pendukung pasangan calon. KPU juga akan meneliti lagi validitas data pemilih. “Intinya masih banyak persoalan lain di sana,” tutupnya.

Sebelumnya, komisioner KPU Papua Izak Hikoyabi mengatakan PSU di Tolikara dilakukan di 251 tempat pemungutan suara (TPS) di 18 distrik pada 16 Mei 2017. Lalu PSU di Puncak Jaya akan digelar di 72 TPS di enam distrik pada 6 Juni 2017.

Terkait dengan anggaran, PSU di Tolikara diperkirakan menghabiskan Rp21 miliar, sedangkan dana sisa yang dipegang KPU Tolikara hanya Rp4 miliar. Kemudian dana PSU di Puncak Jaya diperkirakan Rp9 miliar, dengan dana sisa di KPU Puncak Jaya Rp7 miliar. (Gol/N-4)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...