Promosi Kesehatan Jadi Fokus Utama

PEMERINTAH melalui Instruksi Presiden No 1/2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) berharap mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup sehat. Hal itu diyakini berkorelasi terhadap pencapaian kualitas kesehatan masyarakat Indonesia pada masa mendatang. Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dedi Kuswanda mengatakan tantangan terbesar dalam upaya menyadarkan masyarakat ialah masih minimnya pengetahuan mengenai pola hidup sehat.

Akibatnya, banyak masyarakat yang menerapkan gaya hidup tak sehat seperti jarang olahraga, minim konsumsi sayur dan buah, merokok, dan mengonsumsi alkohol. “Dalam dua tiga tahun ke depan, fokus kita masih promosi karena yang penting perilakunya dulu berubah. Ke depan, baru kita akan buat target berdasarkan hasil monitoring,” ujarnya dalam seminar Program Nasional Germas di Jakarta, Kamis (27/4).

Monitoring yang akan dilakukan, lanjutnya, melibatkan seluruh pihak terkait termasuk dinas kesehatan serta rumah sakit (RS). Salah satu indikator yang dipakai, menurut Dedi, berkurangnya antrean masuk RS. Menurutnya, semakin sedikit orang yang sakit mengindikasikan keberhasilan upaya promosi kesehatan lewat Germas. Untuk mewujudkan hal itu, diperlukan waktu relatif lama serta komitmen kuat dari seluruh elemen baik pemerintah maupun masyarakat. “Perilaku manusia itu tidak bisa diubah dengan mudah. Untuk itu, upaya promotif dan preventif ini harus melibatkan seluruh pihak,” tegasnya.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) Patrick A Kalona juga menyatakan hal senada. Oleh karena itu, pihaknya akan mendorong para pengusaha khususnya di bidang industri suplemen kesehatan untuk berkontribusi mendukung Germas. Ia mengungkapkan para pelaku bisnis sebenarnya bisa melakukan sosialisasi pola hidup sehat kepada masyarakat, misalnya lewat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), agar masyarakat lebih peduli pada kesehatan.

“Industri juga harus sadar peran bahwa tugasnya bukan hanya menciptakan produk yang kaya akan nutrisi dan menyehatkan. Lebih dari itu, memberikan edukasi kepada masyarakat,” tandasnya.
Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...