Produksi Rempah-Rempah Ditingkatkan

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan memprioritaskan program perbenihan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan pemerintah siap menganggarkan dana sebesar Rp2,1 triliun khusus untuk perbenihan hortikultura dan perkebunan.

“Program itu kita fokuskan pada komoditas strategis yang berorientasi ekspor seperti lada, pala, dan cengkih. Maluku itu daerah rempah-rempah, itulah alasan kenapa Belanda datang. Sekarang kita angkat kembali, gali potensi itu,” ujar Amran di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, kemarin.

Anggaran sebesar Rp2,1 triliun tersebut nantinya akan dialokasikan untuk memproduksi benih-benih unggul dan diberikan secara gratis kepada petani.

Berdasarkan data Kementan, produksi lada pada 2016 mencapai 82.167 ton, naik dari tahun sebelumnya, yakni 81.501 ton. Produksi cengkih dan pala masing-masing sebesar 139.522 ton dan 29.713 ton, menurun dari tahun sebelumnya 139.641 ton dan 33.711 ton.

Ia mengaku optimistis program tersebut akan berhasil mengangkat komoditas strate­gis orientasi ekspor karena dalam dua tahun pertama, pemerintah juga berhasil meng­angkat produksi tanaman pangan seperti padi dan jagung sebagaimana telah direncanakan.

“Dua tahun lalu, kita fokus pada tanaman pangan, padi dan jagung, kini sudah capai target, tidak impor,” tutur Amran.

Selain fokus pada produksi rempah-rempah, Kementerian Pertanian akan memberikan prioritas kepada komoditas bawang putih.

Pada 2015, dengan luas ta­nam 2.000 hektare (ha), produksi bawang putih sebesar 20.295 ton, meningkat dari tahun sebelumnya 16.893 ton. Kendati ada kenaikan, jumlah tersebut masih sangat jauh dari kebutuhan yang mencapai 500 ribu ton per tahun.

“Rencana kita mungkin 5 sampai 10 tahun ke depan bisa swasembada bawang putih. Tetapi, kalau kami mendapatkan tambahan anggaran pada tahun ini, 2019 sudah bisa swasembada,” terangnya.

Mentan menyebutkan pihaknya telah menyampaikan usul untuk diberikan tambahan alokasi khusus sebesar Rp1 triliun untuk produksi bawang putih. “Itu buat benih karena benihnya mahal. Kita berdoa saja, ini baru usul. Kita ikut saja, tetapi makin cepat makin bagus,” Amran menegaskan. (Pra/E-2)
Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...