Presiden Hadiri Pengukuhan Prof KH Ma’ruf Amin di Malang

PRESIDEN Joko Widodo menghadiri pengukuhan Prof Dr (HC) KH Ma’ruf Amin sebagai guru besar bidang ilmu ekonomi muamalat syariah di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (24/5).

Presiden datang setelah Kiai Ma’ruf Amin menyampaikan orasi ilmiah ‘Solusi Hukum Islam (Makharij Fiqhiyyah) sebagai Pendorong Arus Baru Ekonomi Syariah di Indonesia (Kontribusi Fatwa MUI DSN-MUI dalam Peraturan Perundang-Undangan RI)’.

Presiden hanya menyalami Kiai Ma’ruf Amin usai pengukuhan melalui rapat terbuka senat di kampus setempat. Setelah itu, Presiden melanjutkan kunjungan kerja lainnya untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional di Rampal, Malang, dan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang.

Turut menyertai Presiden dalam kunjungan kerja tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto.

Dalam orasi ilmiahnya, Kiai Ma’ruf menjelaskan pentingnya penguatan fungsi Dewan Syariah Nasional (DSN) sebagai bagian dari Majelis Ulama Indonesia dalam menggerakkan ekonomi syariah di Indonesia.

Optimalisasi DSN untuk mengawasi produk-produk lembaga keuangan syariah agar sesuai syariah, meneliti dan memberi fatwa bagi produk-produk yang dikembangkan oleh lembaga keuangan syariah, memberikan rekomendasi para ulama yang akan ditugaskan sebagai DSN pada suatu lembaga keuangan syariah, memberikan teguran kepada lembaga keuangan syariah jika lembaga yang bersangkutan menyimpang dari garis panduan yang telah ditetapkan.

Ia mengungkapkan dalam melaksanakan norma dan prinsip Islam menjadi modal dan kekuatan utama bagi berkembangnya ekonomi syariah mengingat aset perbankan syariah, pasar modal syariah, IKNB syariah seperti dilansir Otoritas Jasa Keuangan pada Mei 2016 mencapai Rp3.952,1 triliun.

Adapun dasar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menganugerahkan gelar profesor bidang hukum ekonomi islam kepada KH Ma’ruf Amin karena yang bersangkutan dinilai sebagai sosok memiliki keilmuan, komitmen dan dedikasi tinggi dalam mengabdikan dirinya sebagai tokoh yang konsisten berjuang untuk memberikan pencerahan sebagai ulama.

Karenanya, pengukuhan itu sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kiprahnya selama ini sebagai tokoh penting yang berkontribusi dan berkarya besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (OL-5)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...