Presiden Berharap Investment Grade Serap Tenaga Kerja

PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan pencapaian kondisi investment grade menunjukkan adanya kepercayaan besar dari kalangan internasional terhadap perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global.

“Menunjukkan tata kelola keuangan kita makin baik, fiskal kita semakin baik. Moneter kita juga pengelolaannya semakin baik, kemudian dilihat juga oleh internasional bahwa kemudahan berusaha di negara kita terus membaik dan semakin baik,” ujar Presiden di Pangkalan TNI-AU Halim Perdanakusuma Jakarta sebelum bertolak ke Riyadh, Arab Saudi, kemarin.

Sebelumnya Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) pada Jumat (19/5) menaikkan peringkat surat utang Indonesia menjadi layak investasi atau investment grade dengan tingkat BBB-dari sebelumnya BB+, dan berprospek stabil.

Menurut dia, apresiasi lembaga pemeringkat itu juga berperan penting dalam meningkatkan potensi investasi di Indonesia. “Dari kepercayaan itu, pertama akan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya karena arus uang, arus investasi akan masuk ke negara kita,” ujar Jokowi.

Ini diharapkan dapat menurunkan biaya utang pemerintah sehingga lebih efisien dan memberikan ruang fiskal yang lebih besar. Selain itu biaya bunga akan lebih murah. “Sehingga, meringankan biaya bunga yang ada di APBN kita,” ucap Presiden.

Dengan peringkat layak investasi ini, jelas Jokowi, stabilitas politik keamanan di Indonesia pun dinilai makin baik. “Masyarakat kian dewasa, masyarakat makin matang dalam berpolitik. Ini pun dilihat oleh mereka,” kata Presiden.

Karena itu, Presiden meyakini kondisi itu bisa menambah optimisme pada pertumbuhan ekonomi. Presiden pun mengajak semua elemen bangsa mengerjakan hal-hal produktif dan positif. “Setop, sudah hentikan sekarang, saling menjelekkan, saling menghujat, saling memfitnah, hentikan. Kita harus ke era yang produktif, ke era yang lebih optimis,” tutupnya.

Secara terpisah, Dirjen Ener­gi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana menilai posisi investment grade Indonesia jadi sinyal bagus bagi iklim investasi, terutama untuk menarik masuk lebih banyak lagi investasi, khususnya pada sektor energi.

“Dalam penanaman investasi, ada beberapa perusahaan yang punya syarat, salah satunya terkait peringkat berinvestasi suatu negara. Misalnya, jika mau investasi mesti di negara yang peringkat BBB, Indonesia sudah di peringkat itu sekarang, jadi tentu makin mengundang investasi,” tutur Rida di Balikpapan, Kaltim, kemarin. (Pol/Mtvn/Arv/E-3)
Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...