Peternak Wajib Giatkan Inseminasi Buatan

MENTERI Pertanian Amran Sulaiman meminta peternak menggiatkan program ternak hasil inseminasi buatan untuk memajukan sektor peternakan. Apalagi, selama ini sektor itu berperan dalam pembangunan seperti meningkatkan ke­sejahteraan peternak.

“Usaha peternakan seperti sapi ialah penghasil emas tak ternilai, seperti emas merah (berupa daging) dan emas putih (susu) yang mengandung protein berguna bagi tubuh. Adapun emas hitam (berupa kotoran) untuk pupuk dan bahan energi biogas,” ujarnya di Luwu Utara, Sulsel, Rabu (26/4).

Ia pun menekankan, dengan pemahaman inseminasi buatan sapi ternak, profesi peternak bisa diandalkan dan melebihi PNS. “Bila menekuni usaha ternak, saya yakin penghasilan mencapai Rp10 juta-Rp15 juta tiap bulan. Bila PNS, mungkin hanya Rp3 juta/bulan.”

Bupati Luwu Utara Indah Putri mengatakan di wilayahnya ada 27.963 populasi sapi ternak, di antaranya 6.779 ekor jantan dan 10.111 ekor betina produktif atau akseptor yang berpotensi diinseminasi buatan. Tahun ini Luwu Utara mendapat target akseptor 7.843 ekor dan kebuntingan 6.000 ekor. Hingga Maret, sudah ada 1.486 ekor diinseminasi buatan, 1.289 ekor bunting, dan kelahiran 613 ekor.

“Keberhasilan inseminasi buatan ditentukan petugas bersama penyuluh, dan peran aktif masyarakat/kelompok tani dalam melaporkan kepada petugas jika ada ternak yang berahi untuk selanjutnya dilakukan inseminasi buatan.”

Sementara itu, saat Mentan berkunjung ke Mamuju, Sulbar, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju Priyadi mengatakan tahun ini Sulbar ditargetkan memproduksi padi sebesar 700.509 ton, jagung 401.667 ton, dan kedelai 6.874 ton. Hal itu dilakukan agar Indonesia terlepas dari ketergantungan pangan impor. (Try/E-3)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...