Petani Tembakau Tolak Kemasan Polos Rokok

ASOSIASI Petani Tembakau Indonesia (APTI) terus memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Indonesia untuk menentang kebijakan kemasan rokok polos tanpa merek (plain packaging), yang diterapkan di Australia sejak 2012.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Pemerintah bersama Honduras, Republik Dominika, dan Kuba di badan sengketa World Trade Organization (WTO).

Selain konsisten mendukung pemerintah dalam proses sengketa di WTO, APTI juga melakukan berbagai upaya untuk mencegah negara lain dalam menerapkan kemasan polos tanpa merek. APTI juga telah mengirimkan surat kepada Pemerintah Taiwan pada akhir Februari 2017 terkait rencana perubahan atas Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Tembakau di Taiwan.

”Diwacanakan Taiwan akan segera menerapkan kemasan polos tanpa merek dan pelarangan terhadap rokok beraroma, termasuk rokok kretek Indonesia. Artinya akan ada diskriminasi terhadap produk rokok Indonesia,” kata Ketua Umum APTI Soeseno melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat (14/4).

Tentu, kebijakan tersebut akan berdampak pada perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia, yang notabene merupakan negara penghasil tembakau terbesar kelima di dunia. Saat ini, industri hasil tembakau Indonesia menjadi tumpuan bagi lebih dari 6 juta orang. Membatasi penjualan rokok kretek juga akan merugikan masa depan Indonesia yang juga produsen rokok kretek terbesar di dunia.

”Kami akan terus mendukung Pemerintah Indonesia dan kami harap Pemerintah Taiwan dapat melakukan pertimbangan secara menyeluruh terhadap oposisi Indonesia. Taiwan harus menyadari bahwa kebijakan kemasan polos tanpa merek merupakan kebijakan diskriminatif dan akan melemahkan daya saing produk tembakau Indonesia yang merupakan sumber mata pencaharian kami,” tegas Soeseno. (OL-4)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...