Petani Kalsel Ciptakan Alat Perontok Padi Tenaga Surya

AHMAD Supriansyah, petani Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menciptakan inovasi teknologi untuk mempermudah proses pertanian.

Teknologi yang ia ciptakan itu berupa alat pertanian tradisonal yang biasa disebut Gumbaan, alat pertanian tradisional yang biasa digunakan para petani di wilayah Kabupaten Balangan. Alat ini berfungsi untuk memisahkan padi yang berisi dengan hampa.

Jika biasanya pengoperasian gumbaan tradisional secara manual menggunakan tangan, gumbaan tenaga surya yang diberi merek Poro Tech ini bisa beroperasi secara otomatis. ”Dengan begini, proses membersihkan gabah pun semakin mudah dan cepat,” jelas Supiansyah menjelaskan keunggulan alat temuannya, Jumat (14/4).

Nama Poro Tech berasal dari nama panggilan akrab Ahmad Supiansyah yaitu Poro. Ia menuturkan, awal mula mendapatkan ide membuat teknologi ini saat diminta membuat sebuah teknologi, untuk diikutkan dalam pameran teknologi tepat guna di Samarinda pada 2014.

Syarat yang ditentukan harus menggunakan barang bekas serta menggunakan energi tak terbatas. Secara kebetulan waktu itu ada pembentukan pos pelayanan teknologi tepat guna (Posyantek) di Kecamatan Batumandi.

Saat ditanya cara kerjanya, pria berusia 32 tahun tersebut menjelaskan, baling-baling yang ada pada gumbaan digerakkan oleh mesin yang tenaganya berpusat pada aki, dan sumber energi aki didapat dari tenaga surya.

”Tujuan memanfaatkan tenaga surya supaya mudah dibawa ke mana saja. Alat ini bisa juga menggunakan listrik di rumah,,” tutur sarjana jebolan STIA Amuntai ini.

Sekarang gumbaan produksi Ahmad menggunakan dua bahan, kayu dan almunium. Untuk harga jual dar kayu dipatok Rp4 juta, dan yang almunium Rp4,5 juta. (OL-4)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...