Persiapan Jumenengandalem sudah 95 Persen, tidak Ada Pemberian Gelar

WALI KOTA Surakarta FX Hadi Rudyatmo melakukan pengecekan lokasi gelaran Tingalan Jumenengan (naik takhta) Sinuhun Paku Buwono XIII di Keraton Surakarta pada 22 April mendatang.

“95 persen sudah siap, tinggal pasang bendera dan membersihkan lantai keraton, termasuk dalem Sasono Narendro dan juga hal kecil lainnya. Saya kira Jumat (21/4) sudah tuntas,” tukas Rudy, panggilan akrab Wali Kota, seusai meninjau keraton, Rabu (19/4).

Perayaan naik takhta Raja PB XIII pada akhir pekan nanti merupakan peringatan sangat teristimewa bagi Hangabehi yang dinobatkan sebagai penerus mendiang ayahandanya PB XII pada 13 tahun silam. Apalagi, selama empat tahun terakhir, sebagai pengageng budaya keraton peninggalan dinasti Mataram Islam, PB XIII tidak bisa melaksanakan di dalam keraton sebagai akibat kemelut internal yang berkepanjangan.

Dalam gelaran tradisi Tingalan Jumenengan yang terasa istimewa itu nanti, pihak penyelenggara meniadakan rangkaian pemberian gelar bagi kerabat atau masyarakat yang oleh Keraton Surakarta dianggap memiliki jasa besar bagi perkembangan dan pelestarian budaya tradisi keraton.

“Tidak ada pemberian gelar seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Humas Panitia Jumenengan, Bambang Ari Pradoto Nugroho, kepada wartawan.

Alasan peniadaan prosesi disebutkan Bambang lantaran waktu persiapan yang sangat mepet, di samping faktor kondisi internal keraton yang belum utuh. Semua persiapan difokuskan pada prosesi jumenengan yang dilengkapi dengan sajian ritual Tari Bedaya Ketawang yang merupakan tari sakral yang mengandung unsur gerak tari langit atau ketuhanan.

Yang jelas, lanjut Bambang, saat ini penari-penari Bedhaya Ketawang juga terus berlatih, terutama mempersiapkan mental spiritual untuk melakoni gerak tari sakral yang hanya digelar pada prosesi jumenengandalem. Tidak dijelaskan di mana sembilan penari itu melatih diri.

Bambang Pradoto juga menjelaskan, PB XIII sebagai tokoh sentral Keraton Surakarta kini juga sudah masuk ke Ndalem Ageng (Pakoe Boewanan) untuk mempersiapkan diri menjelang Tingalan Jumenengan.

“Sinuhun juga sudah mempersiapkan fisik dengan minum vitamin dan istirahat cukup, jadi ketika hari H nanti beliau bisa mengikuti prosesi demi prosesi sampai rampung,” imbuh dia.

Pada bagian lain terkait tamu yang akan hadir, dia membeberkan ada sedikitnya 1.500 undangan telah disebar, baik ke dalam internal keluarga Keraton Kasunanan Surakarta, dan juga unsur pemerintahan. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta sejumlah menteri juga turut diundang.

“Tetapi apakah Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla apakah akan hadir sendiri atau diwakilkan kepada Mendagri (Menteri Dalam Negeri), ini belum ada penjelasan resmi,” tandas Rudy.

Terpisah, Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan jajarannya sudah siap untuk mempertebal pengamanan kala prosesi Jumenengan berlangsung. Dia sudah menegaskan kepada seluruh anggota untuk selalu waspada dan mengawasi secara seksama setiap orang yang datang ke kawasan Keraton saat hari H.

“Jangan sampai satu batu pun melayang. Intinya setiap anggota harus mengawasai dengan detail, jangan biarkan ada satu orang pun memicu hal-hal yang tidak kita inginkan, bahkan bisa memicu masalah yang lebih besar lagi,” papar Ribut .

Tidak hanya pihak kepolisian, jajaran TNI juga ikut andil dalam proses pengamanan keraton. Sedikitnya, dua peleton dari jajaran Korem 074/Warastratama diterjunkan agar prosesi adat ini bisa berjalan dengan lancar.

“Sudah kita kerahkan sebelum hari H. Intinya kita dari jajaran TNI, ingin acara budaya ini berhjalan dan tidak mendapat ganguan dari pihak manapun,” tegas Kasrem 074/Warastratama, Letkol Inf Chrisbianto Arimurti. (OL-2)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...