Pemkot Sukabumi Tekan Penggunaan Kertas

KETERGANTUNGAN penggunaan kertas untuk menunjang kinerja di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, masih relatif tinggi. Pemerintah kota berupaya agar ke depan penggunaan kertas bisa terus ditekan sebagai bagian mengaplikasikan e-goverment.

“Kita belum bisa paperless. Tapi ke depan harus dilakukan karena sekarang zamannya sudah mengandalkan kecanggihan teknologi,” kata Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz, Sabut (22/4).

Implementasi e-goverment di lingkungan Pemkot Sukabumi sejauh ini sudah dilaksanakan dalam berbagai kegiatan. Apalagi Kota Sukabumi sudah mendeklarasikan diri sebagai smart city. Tentunya berbagai aktivitas idealnya harus sudah terintegrasi dengan berbagai aplikasi-aplikasi kecanggihan teknologi.

“Misalnya pelaksanaan lelang barang dan jasa, kita sudah melakukannya secara elektronik atau daring. Rapat juga sekarang sudah menggunakan teleconference. Jadi tanpa harus datang, rapat bisa dilaksanakan secara daring. Itu juga bagian-bagian dari implementasi smart city dan e-goverment. Zamannya memang sudah seperti itu,” beber Wali Kota.

Sedangkan Sekda Kota Sukabumi Hanafie Zain menambahkan pengelolaan pemerintahan dengan sistem e-goverment dirasakan lebih efektif dan efisien. Misalnya dalam hal pengambilan keputusan, tentu akan bisa lebih cepat, hemat waktu, hemat tenaga, serta lebih transparan.

“Rapat misalnya, tak perlu di satu ruangan atau di tempat mewah dengan mengundang para pejabat. Tapi cukup bisa dilakukan dengan cara teleconference,” jelasnya.

Pelaksanaan e-goverment di lingkungan Pemkot Sukabumi diakuinya memang belum sempurna. Masih ada hal-hal lain yang harus terus ditingkatkan, satu di antaranya kesiapan SDM. “Harus ada semacam diklat lagi agar nantinya seluruh pegawai memahami betul pelaksanaan e-goverment itu. Jadi nanti tidak ada lagi pegawai yang gaptek (gagap teknologi). Tak bisa dilaksanakan sekaligus, tapi harus setahap demi setahap,” sebut Hanafie.

Sejauh ini pelaksanaan e-goverment masih dicakupan tiap organisasi perangkat daerah (OPD). Pembaharuan akan terus dilakukan agar koneksi e-goverment bisa seluruhnya terintegrasi. (OL-4)
Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...