Pembuatan Paspor dan Visa Jemaah Haji Harus Lebih Akurat

KEMENTERIAN Agama diminta untuk lebih siap dalam menangani jemaah haji 2017 terutama proses pendaftaran karena berkaitan dengan pembuatan visa para jemaah.

“Proses pendaftaran dan pembuatan paspor harus lebih akurat agar proses visa juga lebih cepat,” ujar Wakil Ketua Komisi VII Fraksi Gerindra Sodik Mujahid di Jakarta.

Hal itu sebagai langkah antisipasi agar permasalahan seperti keterlambatan visa dan perbedaan nama dengan paspor jamaah haji tidak terjadi.

“Ada data jamaah yang nama dalam paspor dan kasus menghebohkan tahun lalu, jangan terulang,” imbunya.

Selain visa dan paspor, sambung Sodik, kesiapan lain yang perlu diperhatikan ialah kualitas pelayanan yang lebih baik mengingat tahun ini ada tambahan jemaah karena normalisasi kuota sebanyak 52.000 orang dari total 221.000.

Kesiapan tersebut, ujar Sodik meliputi kesiapan petugas. Petugas kloter dan non kloter harus ditatar lebih baik sesuai perencanaan dan anggaran yg telah ditetapkan dalam penetapan BPIH. Selain itu, manajemen waktu embarkasi dan jadwal keberangkatan jangan terlalu singkat karena merepotkan jemaah yang sudah lansia.

“Tahun lalu ada jemaah yang diembarkasi hanya 2-4 jam,” cetusnya.

Sodik juga menyampaikan pemerintah harus memerhatikan kualitas dan kuantitas fasilitas di Aruma terutama di Mina, Saudi Arabia.

“Kapasitas tenda agar jemaah tertampung dengan layak. Saya dengar ada jemaah tidur miring karena tenda tidak cukup,” ujarnya. (OL-3)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...