Kongres V Partai Republik
Kongres V Partai Republik

Partai Republik Dukung Jokowi Capres 2019

Partai Republik mulai bergeliat kembali dalam kancah perpolitikan nasional.  Dalam Kongres ke 5 di Jakarta, kemarin  Mayjen (Pur) Dr. Ir. Suharno terpilih sebagai ketua umum dan Heru B. Arifin Sekjen periode 2016- 2021.

Dalam pernyataan politiknya , Suharno menegaskan sikap bahwa Partai Republik akan menjadi wadah militan relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk aktif dalam politik. Ia menyerukan segenap kekuatan relawan Jokowi bergabung dengan Partai Republik.

Suharno menegaskan, Partai Republik menetapkan Presiden Joko Widodo sebagai Calon Presiden RI pada Pemilu Presiden 2019.

“Partai Republik bertekad akan mengusung Pak Jokowi sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2019. Meskipun kami bukan partai parlemen, Partai Republik akan menjadi pendukung militan yang akan mengawal Pak Jokowi sampai ke istana kembali pada 2019,” ujarnya.

Baginya Partai Republik akan menjadi kekuatan baru pada pemilu 2019. Kekuatan relawan adalah kekuatan rakyat. “Kita akan bergerak bersama-sama rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian bangsa,” tutupnya.

Sebelumnya dukungan terhadap Joko Widodo untuk menjadi presiden kembali juga diberikan oleh Golkar. Ketua Umum Partai Golongan Karya, Setya Novanto, saat membuka Rapat Pimpinan Nasional 2016 Partai Golkar dalam pidato politiknya mengatakan, partainya bakal mengusung kembali Joko Widodo dalam pemilihan Presiden 2019.

Rekomendasi Musyawarah Nasional Luar Biasa, kata Setya, memintanya untuk membangun komunikasi politik dengan Presiden Jokowi. “Maka saya harap rapimnas sudah dapat mengambil keputusan untuk mendukung pencalonan Pak Jokowi di 2019,” kata Setya di Jakarta Conventions Center, Rabu 27 Juli 2016 lalu.

Pernyataan Setya Novanto mendapat seruan meriah dan gegap gempita dari peserta rapimnas yang terdiri dari kepengurusan di tingkat pusat dan daerah. “Setuju!” kata ratusan peserta bergemuruh ketika Setya menanyakan kesimpulan yang dilontarkan.

Menurut Setya, partai berlambang pohon beringin ini bakal menghadapi tantangan politik dengan adanya pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden dan legislatif secara serentak. “Politik kebangsaan akan jadi garis politik partai Golkar,” kata dia.

Setya mengatakan kondisi saat ini akan mengubah cara sosialisasi politik Golkar pada tingkat daerah. Setya berharap rapimnas ini bakal menentukan strategi pemenangan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden secara terpadu di 2019. “Ini akan mempengaruhi pemilih,” kata dia.

Ini adalah Rapimnas Partai Golkar pertama setelah rekonsiliasi melalui Munaslub Golkar. “Kami adakan lebih awal karena banyak agenda yang strategis yang perlu disikapi,” kata Setya.

Sumber : Harian Terbit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...