Pariwisata Dongkrak UMKM

SEKTOR pariwisata yang terus dikembangkan pemerintah membawa angin segar bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) AAGN Puspayoga mengatakan antara UMKM dan Pariwisata memang memiliki hubungan erat. Dapat dikatakan pelaku UMKM akan bertumbuh secara pesat dengan adanya kemajuan di sektor pariwisata. Pelaku UMKM dapat memasok kebutuhan terkait dengan pariwisata, seperti layanan wisata, kuliner, home stay hingga cendera mata atau suvenir.

“Jadi, UMKM akan terbantu sekali dengan bergeraknya sektor pariwisata. Keberadaan daerah wisata akan menyuburkan dan menumbuhkan UMKM. Di sisi lain, pariwisata itu butuh dukungan UMKM,” kata Puspayoga seusai Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM dan Penyerahan Prog­ram Strategis Kementerian Koperasi dan UKM RI di Auditorium Universitas Sam Ratulangi Manado, akhir pekan lalu.

Ia mencontohkan Provinsi Sulawesi Utara. Sektor pariwisata mereka sedang berkembang pesat seiring dengan pembukaan rute internasional dari Tiongkok. Turis-turis itu membutuhkan cendera mata atau suvenir khas Manado yang akan dibawa pulang ke negara mereka. Namun, baru dua atau tiga rombongan turis datang, stok cendera mata telah habis. “Oleh karena itu, kita dorong para mahasiswa atau masyarakat yang berminat menjadi wirausaha untuk masuk menyediakan suvenir atau cendera mata karena pasarnya bagus sekali,” ujar Puspayoga.

Deputi SDM Kementerian KUKM Prakosa BS mengatakan selain cendera mata dan kuliner, pelaku UMKM dapat masuk ke bisnis penyediaan kamar atau guest house bagi para wisatawan mancanegara.

“Kalau hotel itu pemilik modal besar, tapi kalau guesthouse itu pasti UMKM. Saat ini wisman banyak juga yang senang tinggal dengan keluarga Indonesia. Ini merupakan peluang bagi UMKM,” ujar Prakosa.

Puspayoga mengatakan dukungan pemerintah bagi pengembangan UMKM amat besar. Pelaku UMKM dapat memperoleh pinjaman dengan suku bunga rendah. Selain itu, masih ada skema dana bergulir bagi pelaku wirausaha yang masih dalam taraf pemula. Yang pasti, ada tiga hal harus dimiliki untuk bisa menjadi wirausaha pemula. “Pertama, kerja keras dan jujur, fokus dan memiliki jiwa yang kreatif,” tegas Puspayoga.

Terus Berbenah
Gedung Smesco yang juga menjadi rumah bagi Galeri Indonesia Wow terus berbenah menjadi miniatur Indonesia. Sejak diresmikan pada 2015 lalu, gedung yang berada di bawah naungan Kementerian KUKM tersebut kini telah memiliki 3.000 mitra UMKM. “Angka tersebut bertambah signifikan dari dua tahun lalu yang hanya sebanyak 1.471 mitra,” ujar Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP KUKM) Ahmad Zabadi di Gedung Smesco, pekan lalu.

Zabadi mengatakan pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap para pelaku UMKM yang menjadi anggota Galeri Indonesia Wow. “Kami terus membantu, baik dalam hal pemasaran dan rebranding mereka. Dengan begitu, mereka bisa naik kelas.”

Ia menyebutkan produk UMKM yang masuk ke Galeri Indonesia Wow terlebih dahulu disaring tim kurator LPP KUKM.

Saat ini pihaknya melakukan jemput bola dengan road show ke 18 kota untuk mengisi Galeri Indonesia Wow dengan produk yang baik dan berkualitas. (Pra/E-2)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...