Naik Kereta Pancasila, Jokowi Akan Seperti Raja

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72, akan diselenggarakan “Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017” di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/8/2017) siang.

Karnaval mengangkat tema ‘Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama’ itu akan melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah dan berbagai komunitas anak muda di Jawa Barat, serta sejumlah perwakilan dari berbagai daerah penyelenggara festival-festival se-Indonesia, termasuk diantaranya yang sudah memiliki reputasi internasional.

Rencananya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo turut berpartisipasi sebagai peserta karnaval dengan menaiki Kareta Pancasila. Mereka akan ditempatkan di bagian depan kendaraan itu.

Budayawan dan pengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB), Tisna Sanjaya, mengatakan Kareta Pancasila menyiratkan makna kerja budaya dan gotong royong yang terwujud dalam laku budaya berupa kebersamaan.

“Jika dilihat dari depan, kendaraan itu membawa hasil bumi dan Jokowi sebagai pemimpin mengantarkannya untuk rakyatnya,” ujar Tisna, dalam keterangannya, Jumat (25/8/2017).

Kareta Pancasila adalah mobil hias yang dirancang lima seniman asal Bandung, yaitu Tisna Sanjaya, bersama budayawan lainnya, Aat Suratin, Joko Kurnain, dan beberapa budayawan lainnya. Tisna cs menggagas sebuah kendaraan yang menyimbolkan kerja keras pemimpin untuk membawa kesejahteraan rakyat.

Dia menjelaskan, konsep yang diusung adalah mobil bajasan, artinya sederhana, tetapi lahir dari kerja keras. Sebuah truk dihias dengan kepala burung Garuda yang tegak gagah berani. Lalu di bagian belakangnya disusun seeng (dandang), alat memasak tradisional Sunda, yang dipakai membentuk tumpeng raksasa.

Menurut Tisna, mengacu pada tema karnaval yakni, “Menyalakan Api Semangat Kerja Bersama”, maka mobil hias yang ditunggangi Presiden melambangkan semangat bekerja bareng-bareng, dan memanen hasil kerja secara bersama-sama.

Rencananya, rangkaian kegiatan karnaval di Bandung akan dimulai pukul 14.00 WIB dari depan Gedung Sate menuju ke Jl. Ir. H. Juanda (Jl. Dago), Jl Merdeka menuju ke Taman Vanda. Selanjutnya, rangkaian karnaval akan menuju Alun-alun Masjid Raya Jl. Asia Afrika.

Aat Suratin, pemimpin tim kurasi dan produksi karnaval, mengatakan acara ini menampilkan beragam ekspresi budaya dari seluruh Nusantara. Ekspresi budaya beragam tercermin dari kostum peserta, juga seni tari, musik, dan rupa yang ditampilkan.

“Seluruh peserta karnaval, baik yang menampilkan budaya tradisional, maupun kontemporer, akan mengekspresikan olah kreatif dari tema utama karnaval, yaitu Menyalakan Semangat Api Kerja Bersama,” tambahnya.

Untuk menyemarakan acara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendorong setiap kelurahan di wilayahnya mengirimkan delegasinya untuk mengikuti Karnaval Kemerdekaan dengan membawa segenap kemeriahan.

Direncanakan, 100 orang dari tiap-tiap kelurahan akan tumpah ruah mengikuti Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 dengan tema ‘Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama’.

Wali Kota Bandung menginstruksikan setiap wilayah membawa umbul-umbul berwarna warni dan lengkap dengan pasukan Gober yang akan membawa replika piala adipura besar.

Sebab, Ridwan Kamil ingin sekaligus merayakan perolehan Adipura yang memang sudah direncanakan sebelumnya. “Sekarang aleut-aleutan kan Adipura dapat momennya,” ujarnya.

Acara ini juga akan dimeriahkan oleh berbagai komunitas, tidak hanya yang berasal dari Kota Bandung dan Jawa Barat, tetapi juga mengundang kota-kota yang sering mengadakan festival tingkat Internasional, seperti Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon International Flower Festival.

Juga, akan ada parade kampung adat dan budaya yang menghadirkan budaya Cigugur Kuningan, Kampung Naga Salawu Tasik, Kampung Adat Kuta Ciamis, Kampung Ujung Jaya Kadipaten Rancakalong Sumedang, Negara Banceuy Subang, Dukuh Pameungpeuk Garut, Cikondang Ciwidey, Adat Ciptagelar Sukabumi, Cangkuang Garut, Mahmud Kabupaten Bandung, Kampung Urug Bogor, Kampung Adat Giri Jaya Gunung Halimun Sukabumi, Kampung Budaya Sindang Barang Bogor, dan Keraton Sumedang Larang.

Karnaval Kemerdekaan muncul menyambut ide Presiden Jokowi yang ingin agar Karnaval Kemerdekaan diadakan berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain, tidak hanya berpusat di Jakarta, agar kegembiraan Kemerdekaan dirasakan oleh semua daerah.

Di tahun 2015, perayaan bertajuk ‘Karnaval Khatulistiwa’ diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat, dilanjutkan dengan ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba’ di Parapat dan Balige, Sumatra Utara, tahun 2016.

Sumber Tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...