Menteri Siti Luncurkan Ekoriparian Srengseng Sawah

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya meresmikan Pengembangan Ekoriparian Srengseng Sawah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Ekoriparian ini sebagai salah satu kegiatan percontohan restorasi dan konservasi untuk perbaikan kualitas air.

Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah sebenarnya sudah dibangun sejak 2015 melalui berbagai kegiatan kepedulian terhadap kelestarian DAS Ciliwung. Siti

mengajak seluruh pemangku kepentingan dari mulai warga masyarakat, pemerintah, hingga pihak swasta untuk secara aktif bergotong royong demi keberlanjutan program tersebut.

“Keterpaduan langkah diperlukan untuk memperbaiki kualitas air sungai kita ini dan untuk mewujudkan keadilan dalam memperoleh air bersih dari hulu sampai dengan hilir sungai,” ujar Siti di kawasan RT 008/ RW 01 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4).

Siti mengatakan, perbaikan kualitas air diperlukan di 15 sungai, salah satunya Sungai Ciliwung. Hal itu sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Kemudian Siti menjelaskan, kondisi kualitas air sungai semakin lama semakin memprihatinkan akibat dari pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan dan pertumbuhan penduduk. Data hasil pemantauan kualitas air yang dilaksanakan Kementerian LHK melalui kegiatan dekonsentrasi pada tahun 2016 menunjukkan bahwa 73,24 persen pada kondisi status mutu Cemar Berat dan hanya 2,01 persen dalam kondisi memenuhi Baku Mutu Kualitas Air Kelas II.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK, MR Karliansyah menyatakan, tujuan dari kawasan Ekoriparian ini adalah untuk memperbaiki kualitas air sungai dengan menurunkan beban pencemaran melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). “Serta berbagai fasilitas lain yang diharapkan bisa menunjang perubahan pola pikir masyarakat mengenai kelestarian sungai,” jelasnya.

Karliansyah menuturkan, pengembangan ekoriparian dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat soal fungsi sungai. Selama ini yang masyarakat tahu, sungai hanya berfungsi memenuhi ketersediaan air dan sumberdaya alam lain dari kelengkapan ekosistemnya.

“Tetapi sungai juga mempunyai fungsi ekonomi dan sosial budaya yang bermanfaat untuk menumbuh kembangkan kesadaran akan betapa bermanfaat dan pentingnya sungai dengan kualitas air dan lingkungan yang bersih dan sehat bagi keberlanjutan kehidupan,” paparnya.

Program ekoriparian diinisiasi dari multipihak antara pemerintah, swasta, komunitas serta masyarakat. Sebanyak tujuh perusahaan dan beberapa komunitas masyarakat terlibat langsung dalam pengembangan kawasan Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah.

Pengembangan Ekoriparian berlangsung meliputi berbagai kegiatan, yakni penurunan beban air limbah dengan pengolahan air limbah domestik dan air larian kawasan urban (urban storm water) sebelum dibuang ke sungai, pengurangan sampah dengan melakukan pembuatan kompos dari sampah yang dihasilkan masyarakat, pembelajaran rain harvesting, urban farming, pembudidayaan tanaman obat (toga), serta sarana edukasi lainnya.

Berbagai fasilitas juga dibangun di dalam kawasan ekoriparian, seperti jogging track dari limbah tailing PT Antam Pongkor, saung edukasi dan pengolahan air limbah warga oleh PT Pertamina, saung edukasi pengolahan sampah organik oleh PT Indonesia Power, area tanaman obat keluarga oleh PT PJB, saung edukasi air oleh PT Palyja, bantuan pengadaan perahu dari PT Antam Logam Mulia, dan bantuan pengadaan semen dari PT Holcim.

Sedangkan dari komunitas yang sejak awal aktif dalam pembangunan kawasan Ekoriparian Ciliwung Srengseng Sawah adalah Mat Peci dan Gerakan Ciliwung Bersih. Beberapa rencana ke depan telah disiapkan agar pendampingan warga sekitar kawasan bisa lebih diberdayakan melalui aktivitas kedua komunitas tersebut sehingga menciptakan dampak yang berkelanjutan. (MTVN/OL-2)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...