Mentan: Gula Rafinasi Dilelang karena Negara Ingin Membela Petani

KEBIJAKAN pemerintah yang menetapkan perdagangan gula kristal rafinasi (GKR) berbahan baku gula mentah impor wajib melalui mekanisme pasar lelang komoditas telah didasari berbagai pertimbangan yang pastinya akan memberikan manfaat kepada petani lokal.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pihaknya secara intens telah berkomunikasi dengan Menteri Perdagangan untuk membahas segala hal yang perlu disinergikan, termasuk nasib para petani lokal.

“Intinya adalah bagaimana kami membela petani Indonesia. Bapak Presiden selalu meminta negara untuk hadir di tengah-tengah mereka,” tegas Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (3/7).

Jika perdagangan GKR diterapkan dengan sistem lelang, pemerintah meyakini persoalan merembesnya komoditas tersebut ke pasar konsumsi akan dapat ditekan.

Distribusi gula kristal rafinasi yang seharusnya hanya untuk bahan baku industri selama ini disinyalir kerap bocor ke pasar dan menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari. Hal itu jelas memberikan dampak terhadap penjualan gula konsumsi yang diproduksi petani tebu.

Di luar itu, saat ini Kementan juga tengah berupaya mendorong produksi gula nasional. Pada tahun lalu, produksi gula kristal putih (GKP) atau gula konsumsi lokal sebesar 2,2 juta ton, sedikit di bawah target yang dicanangkan yakni 2,3 juta ton.

Realisasi capaian tahun lalu berada di bawah ekspektasi karena pengaruh iklim dimana kemarau basah menerpa sepanjang tahun.

Dengan kondisi iklim yang kembali normal, pada tahun ini, produksi gula konsumsi ditargetkan mencapai 2,5 juta ton. Bahkan, pada 2019 mendatang, produksi ditargetkan akan mencapai 3,3 juta ton. Jumlah tersebut sudah akan mencukupi kebutuhan gula konsumsi di dalam negeri yang pada saat ini berkisar 2,7 juta ton

“Beberapa pabrik gula baru seperti di Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, sudah siap menopang produksi. Itu menjadi pabrik gula pertama di Asia yang terletak di daerah pasang surut. Perluasan lahan tebu seluas 5 ribu ha di sekitar pabrik gula juga akan dilakukan,” terang Amran. (X-12)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...