Mensos Salurkan BSNT PKH di Sleman

DIDAMPINGI Bupati Sleman, Sri Purnomo, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Sabtu menyerahkan Batuan Sosial Nontunai (BSNT) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (22/4).

Pada penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Nontunai Tahap I tahun 2017 yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sleman tersebut jumlah penerima sebanyak 437 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total 50.392 KPM yang ada di Kabupaten Sleman.

Penyaluran bantuan sosial nontunai ini menggunakan sistem kartu yang memiliki multifungsi, yaitu sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran PKH serta berfungsi sebagai kartu tabungan. Bantuan sosial nontunai yang sudah diterima sebagian warga Sleman sejak
2008 ini, kata Bupati, mampu menurunkan angka kemiskinan.

“Bantuan PKH telah banyak membantu pengentasan kemiskinan di Sleman, pada 2016 penerima bantuan PKH di Sleman sebanyak 3.008 KK dan pada 2017 meningkat menjadi 50.392 dan menjangkau keluarga rentan miskin,” tutur Sri Purnomo.

Sementara Menteri Khofifah Indar Parawansa mengatakan bantuan PKH tahap pertama ini senilai Rp500 ribu yang digunakan untuk keperluan pendidikan anak-anak.

“Bulan depan cair lagi Rp500 ribu, karena sudah memasuki Bulan Puasa, bantuan jangan dipakai untuk belanja baju lebaran, karena ini untuk
kebutuhan sekolah anak-anak,” ucapnya.

Dirjen Jaminan Sosial Keluarga, Kementerian Sosial Nurpujianto mengatakan bantuan PKH Nontunai akan langsung disalurkan ke rekening Penerima Manfaat di e-wallet dan dapat digunakan untuk membeli barang ataupun untuk penarikan Tunai sesuai program yang ditetapkan pemerintah.

Pelaksanaan penyaluran PKH Nontunai di BNI ini dilakukan melalui Jaringan perbankan seperti Agen46, BNI ATM serta gerai BNI yang tersebar diseluruh Indonesia, dengan jumlah jaringan Agen46 lebih dari 44,000 Agen, BNI ATM sebanyak 19,000 Unit, dan BNI sebanyak 2.100 gerai, dengan jumlah kekuatan jaringan yang cukup banyak dan luas diharapkan dapat mengakomodasi penyaluran bantuan PKH Nontunai tersebut.

Dalam sistem penyaluran ini, dibangun pula sistem monitoring berupa beranda (dashboard) yang bersifat daring untuk pemantauan, penyaluran, dan penyerapan bantuan sosial serta rekonsiliasinya.

Sistem ini dapat diakses untuk kepentingan secara nasional sampai dengan desa. Untuk pengembangan ke depan, metode ini juga dapat diterapkan untuk penyaluran Bantuan Sosial atau Subsidi lainnya seperti pupuk, elpiji, sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk bantuan sosial dan subsidi.

Dalam acara tersebut juga diberikan bantuan beasiswa kepada 10 siswa berprestasi di Kabupaten Sleman. (OL-5)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...