Mensos Minta Bantuan PKH Tak Dibelanjakan untuk Kebutuhan Lebaran

MADIUN, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta warga penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) tidak membelanjakan dana bantuan untuk kebutuhan lebaran. Sebab, bantuan itu ditujukan untuk kebutuhan sekolah anak.

“Saya pesan bantuan PKH jangan dipakai belanja lebaran. Karena uang PKH untuk biaya anak sekolah. Saya ingin itu dicatat oleh ibu-ibu,” ujar Khofifah saat menyerahkan bantuan PKH secara simbolis kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Alun-alun Kota Madiun, Senin (17/4/2017).

Khofifah mengatakan, program bantuan dana PKH untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, di bidang pendidikan dan kesehatan. Dengan bantuan uang tunai diharapkan mampu memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi.

Khusus di Kota Madiun, jumlah penerima PKH sebanyak 1.924 keluarga dengan total anggaran sebesar Rp 3.636.360.000. Setiap keluarga mendapatkan alokasi dana Rp 1.890.000 dengan empat kali pencairan

Saat ini, sambung dia, dari 6 juta KPM, sebanyak 3.042.000 KPM sudah menerima bantuan PKH. Sementara jumlah penerima KPM tahun depan naik dari 6 juta menjadi 10 juta.

Senada dengan Khofifah, Wakil Wali Kota Madiun, Sugeng Ismianto mengingatkan keluarga penerima PKH memanfaatkan uang bantuan untuk kebutuhan sekolah.

Salah satu penerima dana PKH, Sri Lestari (40), warga Kecamatan Kartoharjo mengatakan, dana yang dicairkan untuk membayar SPP anaknya yang duduk di bangku kelas XI SMK sebesar Rp 130.000 setiap bulannya.

Sumber KOMPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...