Menag Lukman Minta Maaf soal RUU Perbukuan

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta maaf sebab pihaknya telah mengakibatkan tertundanya pengesahan Rancangan Undang-Undang Sistem Perbukuan yang sejatinya disahkan pada Sidang Paripurna DPR. “Tentu saya Menteri Agama dan atas nama pribadi meminta maaf yang sebesar-besarnya yang menyebabkan ketertundaan pengesahan RUU,” kata Lukman di Kemenag.go.id, Selasa (18/4).

Menurut Lukman, Kementerian Agama ingin ikut bertanggung jawab terhadap isi buku-buku agama dan keagamaan, baik buku pendidikan maupun buku umum. “Karena itu, kami merasa terpanggil ikut bertanggung jawab terhadap buku-buku yang ada, khususnya dalam isinya. Jadi, jangan salah mengerti kami ingin mengintervensi terbitannya atau cetakannya. Bagi kami, bukan itu poinnya,” kata Lukman.

RUU Perbukuan sudah selesai dibahas dalam rapat kerja Komisi X dengan pemerintah. Namun, raker menyepakati usul Kemenag untuk memasukkan satu ayat atau pasal dalam RUU yang mengatur bahwa muatan keagamaan pada buku pendidikan menjadi tanggung jawab menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama. (Ant/H-1)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...