Mahasiswa Thailand Pelajari Pemilu di KPU Bantul

SEMBILAN mahasiswa Universitas Khon Saen, Thailand melakukan studi banding untuk mempelajari pelaksanaan Pemilu Indonesia di KPU Bantul.

Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara, Rabu (3/5), mengungkapkan para mahasiswa ini juga mempelajari sistem pemilu Indonesia beserta sistem pelaksanaannya. “Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang sejarah pemilu serta demokrasi di Indonesia baik sistem maupun implementasinya,” katanya.

Selain tentang pemilu dan demokrasi, kunjungan mahasiswa Thailand yang sedang studi banding di Program Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini, juga bertujuan saling tukar informasi sebagai pembanding mengenai demokrasi di Thailand dan Indonesia.

Kunjungan studi tentang pemilu dan demokrasi tersebut disertai para mahasiswa Program Magister Ilmu Pemerintahan UMY di bawah bimbingan Ketua Program Studi Dyah Mutiarin.

“Kunjungan studi ini merupakan bagian dari implementasi dari kerja sama KPU Bantul dengan Program Magister Ilmu Pemerintahan UMY, dalam kerangka pendidikan pemilih melalui program kegiatan Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Bantul,” tambahnya.

Ketua KPU Bantul di depan para mahasiswa itu memaparkan secara umum sejarah pelaksanaan pemilu dan proses demokrasi di Indonesia, serta secara lebih detail tentang pelaksanaan Pilkada Bantul 2015.

“Tadi kami jelaskan mengenai Pilkada Bantul baik itu meliputi tahapan, jumlah penduduk, jumlah pemilih, daerah pemilihan (dapil) serta jumlah anggota DPRD yang dipilih,” imbuh Johan.

Sementara itu, lanjut Johan, RPP di Bantul atau yang diberi nama Omah Pemilu yang didirikan akhir Maret 2017 itu sebagai media pendidikan pemilih dan sarana untuk melakukan edukasi nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan melalui ruang yang ada di KPU Bantul.

“Omah Pemilu KPU Bantul diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilu dan demokrasi. Selain itu untuk meningkatkan pemahaman pentingnya demokrasi bagi seluruh segmen untuk mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas,” tegasnya.

Anggota KPU Bantul Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan, di dalam Omah Pemilu KPU Bantul terdapat fasilitas ruang audio visual untuk menampilkan film dan dokumentasi kepemiluan, ruang pamer, ruang simulasi dan ruang diskusi.

“Semua segmen baik pra-pemilih sejak TK sampai SMP, pemilih pemula, disabilitas, perempuan dan seluruh masyarakat dapat datang dan dilayani di Omah Pemilu untuk dapat pengetahuan kepemiluan di Indonesia,” paparnya. (OL-4)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...