LIMA KAPAL IKAN ILEGAL VIETNAM DIAMANKAN KP HIU 11

Jakarta (28/4). Kapal Pengawas Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menunjukan keberhasilannya dalam menjaga kedaulatan dan kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan. Kali ini, Kapal Pengawas (KP) Hiu 11 menangkap 5 (lima) KIA berbendera Vietnam karena diduga melakukan illegal fishing di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) sekitar perairan Laut Cina Selatan, ZEE Indonesia. Ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP, Waluyo Abutohir, di Jakarta (28/4).

Penangkapan dilakukan pada tanggal 21 April 2017 terhadap kapal-kapal dengan nama: 1). KM. TG 94196 TS, 2). KM. TG 91917 TS, 3). KM. TG 90869 TS, 4). KM. TG 92367 TS, dan 5). KM. TG 92512 TS. Dalam penangkapan tersebut juga diamankan 31 orang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Vietnam, yang selanjutnya dikawal dan dan telah tiba di Stasiun PSDKP Pontianak pada tanggal 27 April 2017. Selanjutnya akan dilakukan proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan, tambah Waluyo.

Kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran dengan sangkaan tindak pidana perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 20 milyar.

Penangkapan kelima kapal tersebut menambah jumlah kapal perikanan ilegal yang berhasil ditangkap oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP selama tahun 2017. Sejak Januari sampai dengan akhir April 2017, telah ditangkap sebanyak 68 (enam puluh delapan) kapal perikanan ilegal.

Sumber kkp.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...