Lebih dari 50 Pengelola Media Center Ikuti Bimtek di Mataram

LEBIH dari 50 pengelola Media Center utusan pemerintah kabupaten/kota wilayah Indonesia bagian Timur mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Pengelola Media Center Daerah di Hotel Santika, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (27/4).

“Bimbingan teknis ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas dan kuantitas berita di daerah. Untuk wilayah Indonesia Timur perlu mendapat perhatian karena kesenjangan informasi, khususnya media online,” kata Drs Sunaryo MM, Direktur Pengelolaan Media Publik Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kemenkominfo) kepada Media Indonesia di sela-sela kegiatan Bimtek tersebut.

Dikatakan Sunaryo, membanjirnya informasi yang begitu banyak di era globaliasi seperti saat ini, bahkan ada berita-berita yang cenderung menyesatkan sehingga Kemenkominfo meluncurkan program penyeimbang melalui Bimtek Peningkatan Kompetensi Pengelola Media Center.

Selain itu, terangnya, juga ada kegiatan media luar ruang yang sudah beberapa kali diselenggarakan, seperti program Editor Meeting atau Editor Forum dengan mengajak seluruh masyarakat untuk bagaimana berkomunikasi di ruang publik yang sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memberikan pelajaran, contoh-contoh atau ilmu pada masyarakat sehingga bisa membedakan mana berita benar dan bohong (hoax).

Pada 2017 ini, sebut Sunaryo, setidaknya sudah empat kali menggelar kegiatan serupa di sejumlah daerah, dan ini dilakukan setelah sebelumnya memberikan bantuan untuk Media Center berupa 7 unit komputer, 1 printer, serta 1 kamera kepada 277 daerah.

“Kami merencanakan semua kabupaten/kota dan provinsi bisa diberikan bantuan,” ujar Sunaryo.

Ia berharap, dengan adanya bantuan serta pelatihan, diharapkan ke depan Media Center bisa lebih aktif dan produktif menyiarkan potensi-potensi yang ada di daerah seperti pariwisata, maupun sumber daya alam lainnya.

Bimtek Peningkatan Kompetensi Pengelola Media Center ini didukung oleh surat kabar nasional Media Indonesia. Kegiatan berlangsung selama dua hari Rabu dan Kamis. Sejumlah materi yang disampaikan antara lain, bagaimana menulis berita, memilih angle, judul, lead dan isi berita, bekerja tanpa editor, jurnalisme foto, dan praktikum turun ke lapangan untuk mengumpulkan data, simulasi, serta evaluasi.

Dikatakan Sunaryo, pihaknya setiap tahun melakukan evaluasi peserta untuk kategori berita dan foto dan bagi yang terpilih sebagai nomor satu diajak berkecimpung pada even-even nasional seperti kegiatan Asia Afrika, dan pada 2016 dilibatkan pada kegiatan MTQ Nasional di Lombok.

Salah seorang peserta Bimtek menilai, kegiatan tersebut sangat bermanfaat. “Karena dengan kemampuan jurnalistik, aparat pemerintah mampu menyampaikan informasi secara tepat dan akurat dalam rangka menunjang clean governance dan good governance,” kata M Lutfi Makki, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sumbawa. (OL-2)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...