KPU Gelar ‘Halalbihalal’ Idul Fitri 1438 H

Jakarta, Selepas menjalani ibadah puasa Bulan Ramadhan 1438 Hijriah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar forum halalbihalal untuk saling maaf-memaafkan antara anggota KPU RI dengan jajaran Sekretariat Jenderal (Setjen) KPU RI, serta perwakilan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Selasa (4/7).
 
Pada kegiatan yang berlangsung di ruang sidang utama kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta tersebut, Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan, dengan halalbihalal, diharapkan jajaran KPU dapat menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan orang lain secara rendah hati, sehingga mampu meningkatkan kekompakan serta efektifitas jajaran KPU dalam pelaksanaan tugas-tugas kedinasan.
 
“Dengan halalbihalal ini, semoga kita mampu menerima kekurangan kita, menghargai kelebihan orang lain dan menerima kekurangan orang lain. Dengan begitu semoga kita bisa mencapai target kita yaitu kompak dan bekerja efektif,” kata Arief.
Arief menjelaskan, kekompakan dan efektivitas itu merupakan modal krusial, mengingat KPU tak lama lagi akan menyelenggarakan agenda akbar, yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2019 yang akan digelar serentak.
 
“Diharapkan kekompakan kita makin meningkat. Dari kepedulian, kebersamaan, lalu kekompakan, kemudian bisa bekerja dengan efektif. Sekarang tantangan kita di Pemilu 2019 lebih besar karena nanti anda akan menyelenggarakan pileg dan pilpres dalam waktu bersamaan,” tuturnya.
 
Untuk mensukseskan Pemilihan Umum 2019 yang memiliki beban pekerjaan yang lebih berat, Arief meminta jajarannya untuk terus menjaga kekompakan.
 
“Kalau kemarin (Pemilu 2014) selesai pileg bisa santai dulu, kemudian ritmenya naik lagi karena pilpres. Besok tidak, karena pileg dan pilpres bersamaan, pekerjaan makin menumpuk, emosi meningkat, frekuensi bertemu keluarga makin berkurang, ini tekanan yang luar biasa,” ujar dia.
 
Tanpa kekompakan, Arief menjamin tugas konstitusional yang diamanatkan kepada KPU tidak akan berjalan efektif.
 
“Kalau tidak kompak maka efektivitas tidak akan tercapai,” tandas Arief. (rap/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)
Sumber kpu.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...