Koperasi yang Melempem akan Direformasi

UPAYA reformasi total koperasi yang digulirkan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) dalam dua tahun terakhir membuahkan hasil positif.

Koperasi mampu menyumbang bagi produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar 4,41% pada 2016 atau meningkat dari tahun sebelumnya 1,67%.

Melihat hasil tersebut, Menteri KUKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga berkomitmen akan terus melakukan reformasi terhadap koperasi-koperasi yang belum memberikan kontribusi maksimal.

“Ada tiga langkah yang harus dilakukan merata, yaitu rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan,” ujar Puspayoga melalui pernyataan resmi, Rabu (10/5).

Dengan tiga pilar utama itu, Puspayoga mengungkapkan koperasi akan memiliki kualitas yang jauh lebih baik ke depannya.

“Tidak hanya kuantitas, tapi juga kualitas. Bila dikelola secara baik dan kredibel, koperasi akan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi pengurus dan anggotanya. Koperasi juga membantu meningkatkan pemerataan kesempatan dan kesejahteraan di masyarakat,” tuturnya.

Ia menyebutkan saat ini sudah terdapat 43 ribu koperasi yang dibubarkan sebagai bentuk pengembangan koperasi. “Sekarang masih ada 150 ribu koperasi, 75 ribu yang sehat dan 75 ribu sakit. Yang sakit kita perbaiki. Kalau bisa sehat bagus, kalau tidak ya minggir,” tegasnya.

Di sisi lain, Puspayoga mengapresiasi koperasi yang sudah berkembang dan bahkan turut berperan dalam menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Saat ini, ungkapnya, ada sekitar 100 lebih koperasi yang telah memasuki tahap verifikasi sebagai penyalur KUR.

Puspayoga berharap koperasi lain bisa mengikuti jejak Kospin Jasa, koperasi simpan pinjam yang berpusat di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, yang sudah menyalurkan KUR kepada anggota dan masyarakat.

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...