Kesiapan Kementerian ESDM Jelang Idul Fitri 1438 H/2017 M (Status 15 Juni 2017)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan persiapan jelang Idul Fitri 1438 H di 3 sektor ESDM yaitu: Sektor Minyak dan Gas Bumi, Ketenagalistrikan dan Kebencanaan Geologi. Pembentukan Satuan Tugas Sektor Energi (Satgas Energi) lintas Kementerian guna memastikan ketersedian pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahan Bakar Gas (BBG), Liquefied Petroleum Gas (LPG), Listrik, hingga antisipasi bencana kegeologian sebelum dan selama Idul Fitri 1438 H, untuk memastikan semuanya berada pada posisi aman bagi masyarakat.

Kesiapan sektor migas untuk penyediaan BBM dan LPG secara umum tidak ada kendala. Pada depot kritis di TBBM Meulaboh, Jobber Tanjung Pandan, Palopo, Bitung, dan Tual, saat ini Tanker MT Victoria sedang loading di Makasar tujuan depot Palopo, sedangkan Tanker MT Mauhau menunggu antrian Jetty di Balikpapan dengan tujuan Bitung.

Posko Nasional ESDM mengantisipasi pendistribusian BBM dengan cara:

1.Penambahan Mobil Tanki BBM menjadi 2.637 unit

2. Kantong BBM 71 lokasi, akan mulai standby pada H-5

3.Mobil Dispenser 6 unit, akan ditempatkan di Rest Area yang tidak memiliki SPBU

4.Kiosk Pertamax/AKR 92 50 lokasi, akan mulai dioperasikan tanggal 17 Juni 2017

5.Serambi Pertamax 10 lokasi, 9 lokasi akan mulai beroperasi pada tanggal 20-24 Juni 2017, 1 lokasi sudah beroperasi di tol Cipali km 128 .

6.Pertamax Motor 38 unit, akan mulai dioperasikan tanggal 17 Juni 2017.

7.Pembangunan Tol Fungsional, akan difungsikan mulai pada H-10

Proses penyaluran BBM dan LPG juga berjalan normal dan lancar (BBM jenis Premium: 25,75 hari; Solar: 26,27 hari; Pertalite: 22,56 hari; Kerosene: 76,96 hari; Pertamax: 20,03 hari; Pertamax Turbo: 28,71 hari; Pertamina Dex: 34,83 hari; LPG: 14,64 hari dan Avtur 27,31 hari). Produk LPG, Kerosene & Pertamina Dex mengalami kenaikan kemungkinan disebabkan oleh peningkatan trend penyaluran LPG dan Kerosene, peningkatan volume kendaraan dan peningkatan truk barang yang beroperasi sebelum adanya pelarangan operasi truk.

Realisasi Pendistribusian BBM Tahun 2017 terjadi kenaikan pada hari 01 (H-15), hari 02 (H-14), hari 05 (H-11), hari 06 (H-10) dibanding dengan realisasi pendistribusian BBM Tahun 2016. Kenaikan signifikan terjadi di hari 02 (H-14) dengan kenaikan sebesar 38%.

Pada sektor ketenagalistrikan secara nasional Beban Puncak siang sebagian besar dalam kondisi Normal. Secara keseluruhan daya mampu pasok Nasional sebesar 36.90 GW. Beban puncak sebesar 31.74 GW sehingga cadangan operasi sebesar 4.90 GW.

Sedangkan untuk sektor kebencanaan Geologi terjadi gerakan tanah di PT. Taewon, Kawasan Jababeka 2, Desa Pasir Sari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat; Desa Batu Merah, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku; Kelurahan Partali Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatra Utara dan Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gunung Sinabung dengan tingkat kegiatan level IV (AWAS) terus dilakukan monitoring menerus dan rekomendasi teknis evakuasi dan relokasi.(DEP)

Sumber esdm.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...