Kementan Optimalkan UPT Perbibitan

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) mengoptimalkan unit pelaksana teknis (UPT) perbibitan di berbagai wilayah di Tanah Air dalam rangka meningkatkan populasi sapi dan kerbau.

“Peran UPT, pengadaan indukan, upaya khusus sapi wajib bunting, semua itu adalah langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan populasi ternak secara nasional,” ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan I Ketut Diarmita melalui keterangan resmi, Jumat (5/5).

Salah satu lokasi pusat perbibitan yang menjadi konsentrasi pemerintah terletak di Limpakuwus, Baturaden, Jawa Tengah.

Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturaden pun didirikan untuk terus mengawal seluruh proses yang dijalankan di lokasi tersebut.

Ketut menjelaskan BBPTU-HPT Baturaden yang memiliki luas 241,06 hektare (ha) itu terbagi menjadi lima area terpisah yakni area Farm Tegalsari seluas 34,18 ha, area Farm Limpakuwus 96,79 ha, area Farm Kambing Perah 2,5 ha, area Munggangsari 10,09 ha dan area Farm Manggala 100 ha.

“Saat ini, jumlah populasi sapi perah di wilayah tersebut mencapai 1.418 ekor, kambing perah sanen sebanyak 310 ekor dan kambing perah peranakan etawa 147 ekor,” tuturnya.

Ia pun berharap, dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan, target swasembada daging bisa tercapai sehingga Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan daging di dalam negeri.

Adapun kepala BPPTU-HPT Baturaden Sugiono mengatakan, sesuai tugas dan fungsinya, ia bersama tim mempunyai tugas utama melaksanakan produksi dan distribusi bibit unggul sapi dan kambing perah serta hijauan pakan ternak (HPT).

“Sampai tahun ini BBPTU HPT Baturaden telah menyebarkan atau mendistribusikan bibit ternak unggul ke masyarakat sebanyak 974 ekor sapi perah dan 286 ekor kambing perah. Selain itu juga telah disebarkan 289.973 stek bibit HPT,” ungkap Sugiono.

Tidak hanya memberikan bibit, Sugiono mengatakan pihaknya juga memberikan pembimbingan teknis untuk pemeliharaan dan produksi bibit sapi perah dan kambing perah unggul.

Selama 2017, BBPTU-HPT Baturraden juga telah berinisiasi mengadakan bank pakan mengingat banyaknya potensi limbah pertanian di lapangan yang dibiarkan begitu saja.

“Seperti limbah pertanian berupa jerami yang dapat menambah produktifitas pakan ternak.”

Selain Baturaden, hingga saat ini, beberapa daerah yang telah membangun bank pakan ialah Cirebon dan Kuningan di Jawa Barat, Purbalingga, Kebumen, Pati, Brebes, Jepara, Grobogan, Blora, dan Wonogiri di Jawa Tengah, serta Bantul, Sleman dan Gunung Kidul di Yogyakarta. (OL-6)

Sumber MediaInodnesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...