Kemenristekdikti Kembangkan Peternakan Sapi Manggarai Barat Lewat Inseminasi Buatan

LABUAN BAJO – Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi saat ini berinisiatif mengintegrasikan aneka hasil inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) untuk membangun pembangunan ekonomi Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Integrasi hasil inovasi Iptek dalam pembangunan Manggarai Barat tersebut mencakup pengembangan peternakan sapi unggul, pertanian padi dan jagung, serta pemenuhan energi melalui tenaga air laut.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dan Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe meninjau langsung Kabupaten Manggarai Barat, 7 April 2017 lalu untuk persiapan integrasi tersebut.

Sejumlah peneliti bidang peternakan, pertanian dan energi listrik juga ikut hadir bersama Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Ir. Retno Sumekar MSc.

Rombongan meninjau daerah Nanga Nae di Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Di Desa Macang Tanggar Mohamad Nasir berdialog dengan pejabat Dinas Peternakan dan melihat langsung kondisi ternak sapi milik warga.  Nasir mengatakan, untuk mendukung produktifitas peternakan di Manggarai Barat, warga perlu mengembangkan sapi Sumba melalui inseminisai buatan dan pengembangan genetik.

Dalam kondisi normal, sapi Sumba hanya dapat berkembang dengan berat padan sekitar 250-300 kg. Namun dengan integrasi hasil inovasi Iptek, sapi local Sumba itu dapat tumbuh lebih besar dengan berat badan mencapai 800 kg hingga 1 ton.

Nasir menjelaskan, integrasi hasil inovasi Iptek di Manggarai Barat bukan hanya dilakukan dalam peternakan sapi saja, tapi juga akan diterap dalam bidang lain, seperti pertanian padi, jagung dan pengembangan energi listrik bertenaga arus laut.

Jika energi listrik bertenaga arus air laut sudah dapat diwujudkan, Nasir yakin akan mendorong tumbuhnya industri di Manggarai Barat, termasuk industri wisata.

Melalui integrasi aneka hasil inovasi Iptek itulah, Nasir berharap akan dapat memberikan nilai tambah (added value) terhadap produk yang dihasilkan masyarakat guna mewujudkan kemandirian bangsa sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo.

Nasir juga mempresentasikan aneka hasil inovasi Iptek bidang pertanian padi, jagung, kopi dan kedelai kepada para pejabat daerah setempat.

Untuk pertanian padi misalnya, ada bibit unggul Inpari Sidenuk hasil riset BATAN yang mampu menghasilkan 9-10 ton/ha dengan teknologi IPAT BO ( Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik).

Ada juga padi lahan kering hasil pengembangan Universitas Jenjeral Sudirman Purwokerto yang dapat menghasilkan padi 7 ton/hektar. Terkait pertanian jagung, Nasir merekomendasikan penggunaan bibit jagung Madura.

Namun Nasir melarang masyarakat menggunakan bibit pertanian hasil dari GMO (genetically modified organism). “Untuk GMO kami larang karena dapat merusak kesehatan masyarakat,” tambah Nasir.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula menyambut inisiatif Kemenristekdikti ini. Bantuan teknologi dari Kemenristekdikti itu diharapkan dapat membuat masyarakat lebih bersemangat.“

“Peternakan sapi di Manggarai Barat sebenarnya sangat menjanjikan. Jika dikembangkan lebih baik lagi dengan dukungan inovasi dan teknologi dari Kemenristekdikti bisa memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” kata bupati.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe, mengatakan,  semua hasil inovasi Iptek yang dikembangkan Kemenristekdikti diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Pembangunan Iptek jangan hanya untuk Iptek saja, tapi harus diintegrasikan untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Jumain Appe.

Di kesempatan ini Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti menyerahkan bibit sapi unggul untuk inseminasi buatan (IB) Sexing dan sejumlah bantuan bibit tanaman jagung dan padi jenis unggul hasil pengembangan BATAN dan LIPI.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menristekdikti M Nasir kepada Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula.

Sumber Tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...