Indonesia Dinilai Rawan Pembajakan Dunia Maya

INDONESIA dinilai mengalami kerawanan dalam dalam ancaman pembajakan di dunia maya. Hal ini terjadi dimungkinkan karena kurangnya tenaga ahli strategis, seperti tenaga ahli di bidang keamanan siber.

Hal itu diungkapkan Chief Operating Officer (COO) dan Deputy Vice Concelor Macquarie University, Tim Beresford, di Jakarta, belum lama ini. Ia berpendapat, Indonesia mengalami kelangkaan tenaga ahli di tiga bidang penting yang sedang tumbuh pesat.

“Dalam pandangan kami, ada tiga bidang yakni keamanan siber, aktuaria dan analitik, serta hukum lingkungan,” ungkap Beresford melalui keterangan pers, Jumat (12/5).

Ia menyebutkan, untuk bidang keamanan siber misalnya, kepolisian Indonesia hanya memiliki 18 polisi siber pada 2015, sementara negara lain seperti China memiliki 18 ribu tenaga ahli di bidang keamanan siber. Begitu pula dengan Korea yang sudah memiliki ribuan tenaga ahli serupa, sementara Indonesia saat ini hanya sekitar puluhan tenaga siber.

Dengan kondisi itu, kata Beresford, di dunia siber, Indonesia termasuk negara dengan tingkat kerawanan tinggi terkena serangan peretas (hacker). Dalam kurun waktu 3 tahun saja antara 2012-2015, hampir 500 orang ditangkap atas dugaan kejahatan siber.

Ia menyontohkan dari jenis serangannya, kasus pembajakan di Indonesia mulai dari peretasan akun media sosial dan penyadapan. Ditambah lagi, lebih dari 50% pengguna medsos di Indonesia memiliki kebiasaan tidak mengecek kebenaran informasi yang mereka peroleh.

“Jadi kita saksikan di sini hoax begitu merajalela, menciptakan salah sangka, kemarahan dan kebencian di masyarakat, lebih parah lagi menjadi ancaman bagi kesatuan dan ideologi bernegara,” jelas dia.

Kejahatan dunia maya juga bervariasi, misalnya membobol rekening bank, bahkan menyadap rahasia negara lain. Mengantisipasi tantangan tersebut, menurut dia, pihak Macquarie University di Sydney, Australia, telah menyediakan beasiswa Rp15 miliar bagi mahasiswa Indonesia mulai dari tingkat sarjana hingga pascasarjana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...