Hubungan Rusia-AS Memanas, Wall Street Ditutup melemah

NEW YORK, Saham-saham di bursa AS ditutup melemah di akhir perdagangan Selasa waktu setempat atau Rabu (12/4/2017) dini hari.

Pelemahan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran investor bahwa isu geopolitik di Suriah akan menimbulkan sentimen negatif menjelang dirilisnya laporan keuangan emiten.

Indeks Dow Jones ditutup melemah 6,72 poin atau 0,03 persen ke posisi 20.651,3. Sementara itu indeks S&P 500 kehilangan 3,38 poin atau 0,14 persen menjadi 2.353,78 dan indeks Nasdaq melemah 14,15 poin atau 0,24 persen ke level 5.866,77.

Kekhawatiran terhadap naiknya tensi antara AS dan Rusia telah mendongkrak harga emas serta aset safe-haven lainnya.

Menlu AS Rex Tillerson telah mengirimkan peringatan kepada Moskow pada Selasa kemarin yang isinya mengecam dukungan Rusia terhadap pemimpin Suriah Bashar al-Assad.

Selain itu, peringatan juga ditujukan kepada Korea Utara bahwa AS akan bersiap mengirim kekuatan ke pasifik barat jika negara yang dimpimpin Kom Jong Un itu melakukan provokasi melalui serangan rudal.

“Risiko geopolitik menjadi poin utama perhatian investor saat ini,” ujar Quincy Krosby, analis Prudential Financial, Newark, New Jersey.

Namun demikian, dia juga mengatakan bahwa perdagangan pada hari-hari ini menjadi indikator menguatnya kinerja emiten, yang akan diketahui saat laporan keuangan dipublikasikan.

Sumber KOMPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...