Hindari Ancaman Ransomeware, Senin Matikan Jaringan Internet

SALAH SATU bentuk kejahatan siber (cyber crime) yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini adalah kejahatan dalam bentuk peretasan. Aktivitas pemerasan ini terjadi karena pelaku mencoba untuk membuat sebuah program sejenis virus komputer atau malware yang bila program tersebut menginfeksi sistem komputer.

Akibat selanjutnya adalah data dan file pada komputer tersebut akan dikunci melalui program enkripsi.

“Korban akan tersandera, sistem komputer korban menjadi tidak bisa berjalan karena sebagian besar file dan data pada komputer tersebut tidak bisa lagi dibaca dan dikenali karena bentuknya telah menjadi file yang terkunci. Pada saat yang bersamaan si pelaku kemudian akan menawarkan solusinya kepada korban untuk memberikan kunci dan membuka enskripsi dari semua file asalkan si korban bersedia membayar dengan nominal tertentu. Pembayaran yang diminta umumnya menggunakan sestem e-currency menggunakan bitcoin,” kata pakar Forensika Digital Universitas Islam Indonesia, Yudi Prayudi, Minggu (14/5).

Ia mengemukakan, seperti yang menimpa sejumlah rumah sakit di dunia termasuk beberapa rumah sakit di Indonesia pada pekan lalu. Sistem jaringan komputer yang ada di rumah sakit tidak dapat digunakan karena munculnya ransomware yang teridentifikasi wannacrypt atau wannacracy.

Data yang dirilis Wired pada Jumat (12/5) lalu, lanjut Yudi, telah terjadi penyebaran ransomeware secara masif di seluruh dunia.

Ransomware yang diberi identifikasi WannaCry juga dikenal sebagai WanaCrypt dan Wcry telah menyebabkan sejumlah perusahaan menjadi korban,” ujarnya.

Hal ini, jelasnya lagi, memaksa sejumlah rumah sakit tersebut untuk menjalankan prosedur manual agar layanan kesehatannya tetap berjalan.

Demikian juga dengan perusahaan telekomunikasi Telefonica di Spanyol dan beberapa perusahaan bear lainnya di beberapa negara Eropa lainnya. Laporan dari berbagai lembaga keamanan data menunjukkan bahwa ransomware tersebut telah menyebar dan menginfeksi komputer di hampir 100 negara termasuk Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...