Harganas Jadi Pengingat Tugas Utama Keluarga

HARI Keluarga Nasional (Harganas) akan diperingati pada 29 Juni mendatang. Peringatan Harganas 2017 menjadi pengingat bagi keluarga-keluarga di Indonesia bahwa tugas utamanya adalah menciptakan manusia Indonesia berkualitas.

‘’Kita jadikan peringatan ini untuk mengingatkan keluarga-keluarga akan tugas mereka. Karena dari keluargalah tempat menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas,’’ kata Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, penyelenggaraan peringatan Harganas setiap tahunnya bertujuan untuk meningkatkan peran serta pemerintah, pemerintah daerah, mitra kerja, dan swasta tentang pentingnya penerapan 8 fungsi keluarga dan pembentukan karakter sejak dini untuk mewujudkan pelembagaan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Delapan fungsi itu ialah fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi lingkungan.

Peringatan Harganas XXIV Tahun 2017 akan dirayakan di Lampung dengan mengambil tema Dengan Hari Keluarga Nasional kita bangun karakter bangsa melalui keluarga yang berketahanan.

‘’Kita ingin memberi pesan tentang Keluarga Berketahanan, Indonesia mandiri dan sejahtera,” tukas Surapaty.
Ia menambahkan, peringatan Harganas di Lampung akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana beserta para menteri Kabinet Kerja, gubernur, bupati, dan wali kota.

Selain itu acara puncak peringatan Harganas juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti aksi Genee (Generasi Berencana), seminar, olahraga/jalan sehat, bakti sosial, pameran, pasar rakyat, festival kuliner, dan pergelaran seni budaya.

Acara puncak ini akan melibatkan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung.

Selain itu, akan diselenggarakan pula pemberian tanda penghargaan kepada para kepala daerah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan tenaga profesional yang dinilai telah berjasa dalam pelaksanaan Program KKBPK.

Empat pendekatan
Hal yang tidak kalah penting lagi ialah peringatan Hari Keluarga Nasional didorong untuk dilakukan dengan 4 pendekatan ketahanan keluarga.

Hal ini dilakukan dengan harapan agar keluarga-kelu-arga Indonesia akan menjadi semakin dekat dan dapat mempererat tali silaturahim di antara satu sama lain.

“Pendekatan yang dimaksud ialah keluarga yang berkumpul, keluarga yang berinteraksi, keluarga yang berdaya, keluarga yang peduli, dan terakhir, keluarga yang berbagi,” pungkas Surapati. (H-1)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...