Ditjen Pajak Imbau Masyarakat Sampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Sebelum Batas Waktu

DIREKTORAT Jenderal (Ditjen) Pajak mengimbau seluruh Wajib Pajak yang belum menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan tahun pajak 2016 untuk segera menyampaikan sebelum batas waktu tanggal 21 April 2017 bagi Wajib Pajak orang pribadi dan 30 April 2017 bagi Wajib Pajak badan.

Melalui keterangan tertulisnya, Senin (17/4), Subdit Humas Perpajakan Direktorat P2Humas Ditjen Pajak menyampaikan bahwa jumlah WP terdaftar saat ini adalah 36.031.972 dengan 16.599.632 di antaranya wajib menyampaikan SPT.

“Dari jumlah tersebut, yang telah menyampaikan SPT tahun pajak 2016 hingga 14 April 2017 adalah 9.789.398 atau 58,97%,” ujar Ditjen Pajak.

Adapun rincian wajib pajak yang sudah menyampaikan SPT ialah sebagai berikut, Wajib Pajak Badan sebanyak 247.215, Wajib Pajak OP Non Karyawan sebanyak 797.443, dan Wajib Pajak OP Karyawan 8.744.740.

“Pajak merupakan sumber utama penerimaan Negara dan untuk itu Ditjen Pajak mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian bergotong royong dalam mendanai pembangunan nasional dengan menghitung, membayar dan melaporkan pajak secara jujur dan benar,” tambahnya.

Bagi Wajib Pajak yang telah ikut Amnesti Pajak, lanjut Ditjen Pajak, diimbau agar tidak lupa memasukkan harta dan utang yang telah diungkapkan pada Surat Pernyataan Harta beserta seluruh penghasilan yang diterima dari semua sumber termasuk dari pekerjaan, usaha, serta hasil penggunaan harta seperti penghasilan sewa, bunga, dividen, royalti dan sebagainya.

“Penghasilan yang diperoleh dari luar negeri juga wajib dilaporkan dengan pajak yang telah dibayar di negara asal penghasilan akan menjadi kredit pajak di Indonesia,” tuturnya.

Ditjen Pajak mengimbau seluruh wajib pajak untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan termasuk pembayaran pajak secara online melalui e-billing, dan pelaporan SPT secara elektronik melalui e-filing dan e-form. Seluruh fasilitas perpajakan online ini dapat diakses melalui https://djponline.pajak.go.id/.

Apabila Wajib Pajak menemui kesulitan atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai tata cara dan peraturan perpajakan, dapat menghubungi Kring Pajak di 1500 200 atau datang ke KPP atau KP2KP terdekat. Seluruh pelayanan yang diberikan tidak dipungut biaya. (OL-5)
Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...