Cianjur Kembangkan Cabai Merah Melalui Program PUPM

KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, tahun ini ditunjuk Kementerian Pertanian sebagai satu di antara daerah yang mendapatkan program pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM). Fokus pengembangan usahanya lebih diarahkan kepada tanaman cabai merah.

“Tahun ini salah satu gapoktan (gabungan kelompok tani) di Kecamatan Pacet mendapatkan program PUPM itu,” terang Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Abdul Hanan Sukmana, minggu (2/7).

Sesuai instruksi dari Kementerian Pertanian, lanjut Hanan, fokus pengembangan usahanya diarahkan kepada budi daya tanaman cabai merah. Targetnya, dalam satu tahun harus bisa memasok sebanyak 55 ton cabai merah.

“Jadi nanti hasil pengembangan budi daya tanaman cabai merah itu dipasoknya ke Jakarta melalui TTI (Toko Tani Indonesia). Di sana, tim TTI Center yang mendistribusikannya lagi ke pasar-pasar,” sebut Hanan.

Tujuan digulirkannya program PUPM, sebut dia, satu di antaranya untuk menekan harga cabai merah yang kerap melonjak tinggi ketika cuaca sedang tak bersahabat. Termasuk beberapa bulan lalu mendekati Ramadan sampai sekarang, harga berbagai komoditas cabai masih di atas rata-rata harga normal.

“Ketika suplainya dari program PUPM ini berjalan lancar, maka nantinya diharapkan bisa menekan harga cabai merah yang terkadang melonjak,” ujar dia.

Sebetulnya program PUPM di Kabupaten Cianjur tak hanya fokus pada pengembangan budi daya komoditas cabai merah saja. Kementerian Pertanian sempat menawari pengembangan komoditas bawang merah. “Tapi kalau pengembangan bawang merah tidak kita ambil karena kurang cocok kalau di Cianjur,” terang Hanan.

Meskipun secara administratif cakupan wilayah di Kabupaten Cianjur relatif cukup luas, tetapi tak semua daerah cocok ditanami komoditas holtikultura. Beberapa wilayah yang dinilai cocok sebagai lokasi pengembangan holtikultura di antaranya Kecamatan Sindangbarang, Takokak, Cipanas, Pacet dan sekitarnya.

“Tidak semua wilayah di 32 kecamatan cocok ditanami komoditas holtikultura. Selain cabai merah, kita juga dapat program PUPM lainnya yang fokus pada pengembangan padi. Ada empat gapoktan yang mendapatkannya,” pungkasnya.(OL-3)
Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...