BPJS Ketenagakerjaan Berencana Biayai Anak Peserta yang Meninggal Sampai Sarjana

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan mengusulkan perluasan manfaat program asuransi ketenagakerjaan. Bagi peserta yang BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia akan diberikan beasiswa sampai perguruan tinggi.

“Kita ada rencana peningkatan manfaat, bagi peserta yang meninggal dunia. Kita usulkan apabila memiliki anak, dua anak, itu akan kita usulkan mendapatkan beasiswa sampai lulus tingkat sarjana,” terang Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto saat menghadiri acara penyerahan bantuan penyaluran non tunai dan program keluarga bahagia (PKH) di Jakarta, Senin (14/8).

Ia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan akan memperluas manfaat program asuransi ketenagakerjaan dengan memberikan bantuan beasiswa terhadap pesertanya yang meninggal dunia. Hal itu sebagai wujud BPJS Ketenagakerjaan meningkatkan pelayanan dan manfaat bagi seluruh pesertanya.

Saat ini, lanjut dia, rencana tersebut masih menunggu pematangan regulasi yang masih dalam tahap pematangan. “Ini masih proses menunggu regulasi,” tegasnya.

Menurut Agus, wacana itu dalam waktu dekat akan segera diterapkan setelah regulasi muncul dengan memberikan beasiswa kepada anal peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia. Itu termasuk peserta yang berprofesi sebagai TKI.

Sejauh ini, sambung Agus, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dari kalangan TKI telah mencapai 20ribu orang. Setelah program ini dijadikan asuransi resmi untuk TKI per 1 Agustus pada setiap hari terdapat penambahan peserta 2 ribu sampai 3 ribu peserta.

“Kami baru dapat informasi ada TKI yang mengalami kecelakaan sampai meninggal dunia. Dia baru daftar belum sempat berangkat, tapi kami pastikan keluarga TKI itu akan mendapatkan bantuan santunan begitu juga TKI itu memiliki anak dan akan diberikan santunan juga berupa beasiswa hingga lulus sarjana,” paparnya.

Agus menjelaskan, TKI yang sudah bekerja namun belum terdaftar secara otomatis akan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ketika perpanjangan asuransi yang telah dimiliki. Tetapi bagi TKI yang belum berangkat akan langsung mendapatkan asuransi Ketenagakerjaan dari BPJS.

Ia menargetkan terhadap 1,5 juta TKI sesuai data BNP2TKI menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui rekrutmen langsung di tempat mereka bekerja dengan bantuan Atase dan pihak terkait. Untuk meningkatkan pelayanan, BPJS Ketenagakerjaan juga akan membuka beberapa kantor perwakilan di sejumlah negara penyaluran TKI.

“Kemudian berencana menempatkan perwakilan di tempat pengiriman TKI. Yang terdekat kami akan membuka kantor perwakilan di Malaysia, Hongkong, Singapura, Hongkong dan Taiwan,” pungkasnya. (OL-3)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...