Bersaing di ASEAN, Indonesia Perlu Tiga Syarat Penting

Indonesia memerlukan tiga syarat penting untuk mampu bersaing di kawasan ASEAN. Ketiga syarat itu adalah inovasi, kreativitas, dan kewirausahaan. Adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi periode 19 Mei 2014 sampai dengan 27 Oktober 2014, Chairul Tanjung yang menyampaikan hal itu pada Sabtu, pekan lalu.

“Ke depan, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci penguasaan ekonomi,” tutur CEO CT Corp ini di hadapan anggota Himpunan Pengusaha Alumni Institut Teknologi 10 November Surabaya (Hipa ITS) dalam diskusi bertema “Penguatan Kultur Kewirausahaan dalam Membangung Wirausaha yang Tangguh”, di Jakarta, sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com.

Lebih lanjut, Chairul mengatakan di masa mendatang, perekonomian yang mengandalkan efisiensi dan produktivitas bakal kalah bersaing. Tiga hal di atas harus menjadi penyokong pada perekonomian berbasis efisiensi dan produktivitas itu.

Salah satu fokus yang mengemuka pada perekonomian masa datang adalah sharing ekonomi. Chairul memberi contoh soal perkembangan bisnis transportasi berbasis digital dalam jaringan (online), Uber. Perusahaan itu tidak mempunyai armada namun menguasai pasar dunia.

Hal yang sama juga terlihat pada bisnis ritel online Amazon dan Alibaba. “Tidak punya toko tetapi menguasai dunia,”  kata Chairul.

Laman resmi Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah , depkop.go.id, per Maret 2017, menunjukkan catatan bahwa rasio wirausaha Indonesia besarnya 3,1 persen dari jumlah penduduk. Angka ini akan ditingkatkan menjadi empat persen hingga 2017 usai.

Di kawasan ASEAN, Singapura sudah memiliki rasio wirausaha sebesar 7 persen dari jumlah penduduk. Malaysia menyusul dengan angka 5 persen. Lalu, ada Thailand di urutan ketiga dengan angka rasio 4 persen.

Sumber KOMPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...