Bahan Baku Kain Tradisional kian Langka

UPAYA pelestarian kain tradisional di Indonesia semakin sulit dilakukan. Keterbatasan bahan baku membuat kain asli Indonesia semakin kehilangan ciri khas. Di antaranya semakin langkanya bahan kapas yang digunakan untuk membuat kain tenun.

“Kelestarian kain-kain tradisional sebagai salah satu potensi ekonomi perempuan adat semakin terancam. Salah satunya karena menurunnya sumber bahan baku di alam akibat pembukaan lahan untuk perkebunan dan perusakan hutan,” ujar Devi Anggraini, aktivis perempuan adat dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), dalam diskusi bertajuk Kain Keberagaman Budaya dan HAM, di Museum Tekstil, Jakarta Barat, kemarin (Minggu, 20/8).

Devi mengatakan kain dan kerajinan hasil tangan lain merupakan salah satu unsur pembangun kemandirian ekonomi perempuan adat. Tidak hanya itu, kain tradisional menjadi media penyalur pengetahuan, budaya, dan seni antarperempuan adat lintas generasi. Kain tradisional juga punya peran utama dalam berbagai kegiatan adat.

“Itu semua merupakan unsur yang bila tidak dipertahankan sama dengan tidak menjaga HAM (hak asasi manusia) perempuan adat,” ujar Devi.

Ananda Moersid, pengajar seni rupa di Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ), mengatakan produk kebudayaan membutuhkan perlindungan. Untuk membuatnya tetap bertahan di tengah modernisasi, dibutuhkan inovasi yang membuat produk tradisional dapat bersaing tanpa menghilangkan autentisitasnya. “Tradisi tidak statis karena hakikatnya terus berkembang dan berubah. Kreativitas harus bisa berkembang tanpa harus kehilangan jati diri,” ujar Ananda.

Menurutnya, harus ada upaya pemberdayaan masyarakat adat untuk terus menghasilkan karya dengan penyediaan bahan baku. Selain itu, dibutuhkan dukungan agar mereka dapat mengembangkan produk di tengah perkembangan pasar yang terus terjadi.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, mengatakan berbagai upaya terus dilakukan untuk mempertahankan warisan budaya tak benda Nusantara, termasuk kain tradisional.

Namun, upaya tersebut memang kerap terkendala berbagai hal, terutama industri besar. “Sulit membuatnya berkembang lebih jauh bila tidak ada keterlibatan berbagai lembaga terkait karena ini terkait bidang yang luas.”(Pro/H-3)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...