ASN tidak Boleh Menambah Cuti

PARA kepala daerah akan memberikan sanksi kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang tidak masuk pascacuti bersama Lebaran. Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin mengatakan semua ASN harus sudah masuk pada 3 Juli. “ASN sudah libur dua minggu. Itu sudah cukup lama sehingga tidak boleh ambil cuti setelah Lebaran. Pegawai yang tidak disiplin akan diberi sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai,” kata Alex, Rabu (28/6).

Hal serupa juga disampaikan Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Tasdi. Ia akan memberikan sanksi kepada seluruh ASN yang tidak masuk kerja pada hari pertama. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Purbalingga Tri Gunawan Setyadi mengatakan ASN yang tidak masuk dengan alasan tidak jelas akan diberi sanksi disiplin. “Untuk itu pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus melakukan pengawasan dan pengendalian kehadiran ASN pascacuti Lebaran,” ujar Tri Gunawan. Sanksi juga akan diberikan Pemerintah Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Hal itu disebabkan Pemkot Pasuruan tidak ingin pelayanan publik terganggu karena ada ASN yang tidak masuk. Apalagi Pemkot Pasuruan saat ini kekurangan staf. “ASN yang membolos akan menjadi kebiasaan buruk yang berkelanjutan. Makanya harus diberi sanksi. Berat ringannya sanksi disesuaikan dengan kadarnya. Semua ASN harus masuk tanpa alasan, kecuali ASN yang sakit dan harus menjalani rawat inap di rumah sakit,” tegas Setiyono. Tidak ketinggalan Pemkab Lamongan juga akan memberikan sanksi disiplin apabila ada ASN yang membolos.

Peringatan keras itu disampaikan resmi melalui surat oleh Sekretaris Pemkab Lamongan Yuhronur Efendi kepada seluruh kepala OPD. “Di dalam surat itu juga dijelaskan kepala OPD tidak boleh memberikan izin cuti tahunan sebelum dan sesudah cuti bersama Idul Fitri,” ujarnya. Dari Jawa Barat, Pemkab Karawang hanya memberikan cuti tambahan untuk ASN apabila sakit atau menikah. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemkab Karawang Asep Aang mengatakan cuti bersama ASN dari 23-30 Juni sudah cukup. “Kalau menambah cuti karena sakit atau menikah akan diberi,” kata Asep.

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...