2.000 Guru Peroleh Pendidikan Internet Sehat dari Media Center Riau

KEHADIRAN internet menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Begitupun juga bagi para tenaga pengajar yang berada di Provinsi Riau.

Sebanyak 2.000 guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Provinsi Riau mendapatkan pendidikan tentang internet sehat dari Media Center Daerah Riau.

Salah satu pengurus Media Center Daerah Riau, Kaspar mengungkapkan pentingnya internet di kehidupan sehari-hari termasuk di dunia pendidikan menjadi salah satu alasan pihaknya memberikan pendidikan bagi para guru. Pemberian edukasi ini diharpakan dapat membuat para guru memanfaatkan internet secara bijak.

“Kita mengedukasi kepada merela bahwa internet suatu hal yang sangat penting dan menarik ketika itu bisa dimanfaatkan secara bijak,” katanya, Jumat (7/7).

Kaspar melanjutkan, para guru-guru tersebut diajarkan untuk tidak mudah menyebarkan berita apalagi berita yang bersifat hoax dalam dunia maya. Mereka diajarkan untuk memposting konten-konten kreatif yang bisa bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

“Narasumber kita datangkan dari berbagai universitas yang ada di Riau,” terangnya.

Selain para guru, edukasi juga ditujukan bagi para anak-anak SD hingga SMA. Setiap angkatan terdiri dari 12 orang dengan waktu pengajaran selama 2 sesi. Sesi pagi serta sesi sore.

“Sesi pagi biasanya masalahh manfaat internet sehat. jadi pada sesi itu kita ajarkan membuat email. Sedangkan sesi sore mengajarkan kepada guru-guru untuk membuat artikel untuk ditulis ke blog. Siapa tau nanti mereka ingin berbisnis di dunia maya,” jelas Kaspar. (OL-6)

KEHADIRAN internet menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Begitupun juga bagi para tenaga pengajar yang berada di Provinsi Riau. Sebanyak 2.000 guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Provinsi Riau mendapatkan pendidikan tentang internet sehat dari Media Center Daerah Riau. Salah satu pengurus Media Center Daerah Riau, Kaspar mengungkapkan pentingnya internet di kehidupan sehari-hari termasuk di dunia pendidikan menjadi salah satu alasan pihaknya memberikan pendidikan bagi para guru. Pemberian edukasi ini diharpakan dapat membuat para guru memanfaatkan internet secara bijak. “Kita mengedukasi kepada merela bahwa internet suatu hal yang sangat penting dan menarik ketika itu bisa dimanfaatkan secara bijak,” katanya, Jumat (7/7). Kaspar melanjutkan, para guru-guru tersebut diajarkan untuk tidak mudah menyebarkan berita apalagi berita yang bersifat hoax dalam dunia maya. Mereka diajarkan untuk memposting konten-konten kreatif yang bisa bermanfaat bagi kemajuan bangsa. “Narasumber kita datangkan dari berbagai universitas yang ada di Riau,” terangnya. Selain para guru, edukasi juga ditujukan bagi para anak-anak SD hingga SMA. Setiap angkatan terdiri dari 12 orang dengan waktu pengajaran selama 2 sesi. Sesi pagi serta sesi sore. “Sesi pagi biasanya masalahh manfaat internet sehat. jadi pada sesi itu kita ajarkan membuat email. Sedangkan sesi sore mengajarkan kepada guru-guru untuk membuat artikel untuk ditulis ke blog. Siapa tau nanti mereka ingin berbisnis di dunia maya,” jelas Kaspar. (OL-6)

Sumber MediaIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wasekjen Partai Republik Warsono.

Partai Republik Lolos Verifikasi Administratif KPU

Partai Republik dinyatakan lolos verifikasi administratif partai politik peserta Pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut ...